OIKN Buka Akses Jalan KIPP 1C IKN Selama Lebaran, Jadi Jalur Alternatif Hindari Macet di Jalan Nasional

NUSANTARA – Untuk mengantisipasi potensi kemacetan selama libur Lebaran, Otorita Ibu Kota Nusantara membuka akses jalan di kawasan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan Nusantara (KIPP) 1C sebagai jalur alternatif bagi masyarakat yang melintas di wilayah Ibu Kota Nusantara.

Kebijakan tersebut diambil untuk mengurangi potensi kepadatan kendaraan di jalur nasional Jalan Sepaku Raya yang diperkirakan meningkat saat arus mudik dan balik Lebaran.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Aswin Grandiarto Sukahar menjelaskan bahwa akses jalan tersebut dibuka secara terbatas.

“Meskipun difungsikan, tidak serta merta semua kendaraan boleh melewati. Hanya bagi kendaraan kecil dan sepeda motor saja,” ucapnya, akhir pekan lalu.

Menurutnya, jalur alternatif tersebut dapat diakses dari ruas jalan depan Rusun ASN 1 menuju arah Qubica Boutique Hotel. Pengendara kemudian dapat melintas lurus melewati sejumlah fasilitas di kawasan KIPP seperti kampus Universitas Gunadarma, RS Abdi Waluyo, dan SMA Taruna Nusantara.

Selanjutnya kendaraan akan melewati jalan layang di atas Jalan Bebas Hambatan (JBH) 6B dan keluar di jalan poros Sepaku, tepatnya di kawasan Pemaluan, yang berada di seberang Warung Simpang IKN.

Baca Juga:   Jelajah Kawasan IKN Lewat Nusantara Eco Travellers 2025, Liburan Sekaligus Belajar Lingkungan

Dari titik tersebut, pengendara yang berbelok ke kiri dapat menuju Desa Bumi Harapan melewati kawasan Gunung Sabut, sedangkan jika berbelok ke kanan akan menuju Simpang Empat Pemaluan.

Sementara bagi kendaraan yang masuk dari arah Simpang Empat Pemaluan menuju kawasan KIPP 1C, pengendara dapat mengikuti rambu yang telah dipasang di tepi jalan hingga tiba di ruas Jalan KIPP depan Rusun ASN 1.

Dari titik tersebut, kendaraan akan melintasi kawasan perkantoran seperti kompleks Kemenko 4 dan gedung Bank Indonesia sebelum dapat memilih jalur keluar melalui Bundaran Sumbu Barat, akses Masjid Negara, maupun jalur Precinct Core menuju Rusun ASN 3.

Kebijakan pembukaan jalur alternatif tersebut disambut positif oleh masyarakat sekitar. Salah satunya Pratama, warga Sepaku, yang menilai jalur tersebut dapat membantu mengurangi potensi kemacetan di jalur utama.

“Seperti di Gunung Sabut misalnya. Rawan banget, apalagi kalau ada kendaraan alat berat insiden, terus melintang nutup jalan, pasti macet jalan dari dua arah. Jadi bagus lah kalau akses jalan kawasan 1C dibuka,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Baca Juga:   Operasi Patuh Mahakam di PPU Terus Digencarkan, Ratusan Kendaraan Terjaring

Dengan dibukanya akses jalan kawasan KIPP 1C tersebut, diharapkan arus lalu lintas di wilayah Sepaku selama libur Lebaran dapat tetap lancar meskipun terjadi peningkatan mobilitas masyarakat.

Pewarta: Atmaja Riski
Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.