Apel Siaga Ramadan 2026 Fokus Jaga Kamtibmas, Pemkab PPU Dukung Sinergi TNI-Polri

PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah pengamanan yang digelar kepolisian dalam rangka menciptakan suasana aman dan kondusif selama Ramadan 1447 Hijriah. Komitmen itu ditegaskan melalui kehadiran Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkab PPU Ainie dalam Apel Siaga Ramadan yang digelar di halaman Polres PPU, Rabu (25/2/2026).

Apel tersebut dihadiri unsur Forkopimda PPU, Ketua MUI PPU, Ketua FKUB PPU, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Kegiatan ini menjadi penanda kesiapan lintas sektor dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama bulan suci Ramadan di wilayah PPU.

Usai kegiatan, Ainie menegaskan pemerintah daerah siap berkolaborasi dengan aparat keamanan dan seluruh elemen masyarakat.

“Pemkab PPU siap bersinergi dan berkolaborasi dengan TNI-Polri serta seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan selama Ramadan. Momentum ini bukan hanya tentang pengamanan, tetapi juga tentang memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Ainie.

Ia juga mengimbau perangkat daerah agar turut berperan aktif menciptakan ketertiban di lingkungan masing-masing serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal selama Ramadan.

Baca Juga:   Tugu Latsitardanus Diresmikan, Makmur; Momentum Pembawa Semangat Baru bagi PPU

“Kami berharap seluruh masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk. Mari kita jaga suasana yang harmonis, saling menghormati, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara menekankan pentingnya pendekatan persuasif dan preventif dalam pengamanan Ramadan.

“Kedepankan pendekatan persuasif dan preventif dalam setiap pelaksanaan tugas. Tingkatkan patroli pada jam-jam ramai dan rawan, khususnya menjelang sahur dan berbuka puasa. Antisipasi potensi gangguan kamtibmas seperti balap liar, tawuran, serta perbuatan ilegal dan tindak pidana kriminalitas lainnya agar tidak menjadi ancaman nyata yang tidak bisa dikendalikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi kunci menjaga stabilitas keamanan.

Melalui apel siaga tersebut, diharapkan pelaksanaan ibadah Ramadan di PPU dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.

“Kita harus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten PPU. Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, saling menghormati antarumat beragama, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu kebenarannya. Mari jadikan Ramadan tahun ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” tutup Alek.

Baca Juga:   Buka Pentas PAI Kecamatan Penajam, Wabup PPU Tekankan Pembentukan Karakter Islami

Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.