Prabowo Pastikan SMA Taruna Nusantara IKN Siap Dukung Ekosistem Pendidikan Nasional

NUSANTARA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) Taruna Nusantara Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berlokasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Wilayah Perencanaan 1C, Selasa (14/1/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan sekolah unggulan berasrama itu berjalan sesuai target serta siap mendukung ekosistem pendidikan nasional di ibu kota baru.

SMA Taruna Nusantara IKN merupakan sekolah unggulan yang diprakarsai langsung oleh Presiden Prabowo sebagai bagian dari strategi menyiapkan generasi muda berkarakter, berjiwa kepemimpinan, dan memiliki daya saing global.

Presiden tiba di lokasi menggunakan kendaraan dinas RI 1 Maung berwarna putih. Selain meninjau sejumlah fasilitas yang tengah dibangun, Prabowo juga tampak berdialog dengan para pekerja konstruksi di area proyek.

Dalam peninjauan tersebut, Presiden didampingi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

SMA Taruna Nusantara IKN dibangun di atas lahan seluas 60,48 hektare, termasuk kawasan hijau. Sementara luas bangunan inti sekolah mencapai sekitar 23,38 hektare. Proyek ini ditargetkan rampung dan siap digunakan pada Januari 2026.

Baca Juga:   Pembangunan IKN Masuk Tahap Strategis, Fokus Kebersihan dan Estetika

Usai meninjau pembangunan SMA Taruna Nusantara di IKN, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan agenda ke Kota Malang, Jawa Timur, untuk meresmikan SMA Taruna Nusantara Malang.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, membenarkan agenda tersebut. Menurutnya, Presiden bertolak ke Malang setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.

“Habis dari Banjarbaru di Kalsel dan Balikpapan Kaltim. Menginap di IKN, hari ini lanjut ke Kota Malang,” terang Letkol Teddy, Selasa (13/1/2026).

Presiden bertolak ka Malang via Bandara Internasional Nusantara setelah sebelumnya terbang dari depan Istana Negara IKN menggunakan helikopter kepresidenan Agusta Westland 189 (AW 189).

Pewarta: Atmaja Riski
Editor : Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.