NUSANTARA – Semangat pengembangan sport tourism di Ibu Kota Nusantara (IKN) kian menguat. Lebih dari 1.000 pelari dari Balikpapan, Samarinda, Penajam Paser Utara, dan Banjarmasin ambil bagian dalam Amazing Nusantara Run, ajang lari kolaboratif yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara bersama Bank Indonesia di kawasan IKN, Minggu (30/11/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Amazing Nusantara, festival seni, olahraga, dan kopi Nusantara yang menghadirkan pengalaman baru bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata di kawasan ibu kota baru.
Para peserta menempuh lintasan dengan karakter alam khas IKN yang sejuk, steril, dan diselimuti kabut tipis. Suasana ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelari.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, mengaku terkesan dengan sensasi berlari di kawasan IKN.
“Saya agak surprise melihat para runners. Sensasi berlarinya ternyata sejuk, steril, dan berkabut. Cocok sekali untuk sport tourism. Saya yakin IKN ini bisa menjadi destinasi sport tourism. Harapannya akan hadir event-event besar yang bisa diikuti pelari profesional,” ujar Bima Arya.
Sementara itu, Kepala Sekretariat Kerja Bersama (SKB) Bank Indonesia, Beny Harry Gunawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi wujud dukungan BI terhadap berfungsinya IKN, termasuk memastikan ketersediaan uang layak edar bagi masyarakat.
“Kita juga sudah sediakan tenant UMKM dan mobil penukaran uang. Ini merupakan komitmen kami untuk menjamin uang layak edar di IKN. Agenda ini juga wujud komitmen BI untuk terus menghidupkan Ibu Kota Nusantara melalui pelaksanaan berbagai kegiatan di sini,” ujarnya.
Melalui Amazing Nusantara Run, Otorita IKN dan Bank Indonesia berharap semakin banyak aktivitas publik yang memanfaatkan pesona alam IKN sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, pariwisata, serta interaksi sosial masyarakat di kawasan ibu kota baru.
Sebagai kota masa depan yang mengedepankan konsep keberlanjutan, Otorita IKN terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya memberi pengalaman baru, tetapi juga memperkuat identitas IKN sebagai kota hijau, inklusif, dan hidup. (ADV)
Penulis: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Penyunting: Robbi Lalat



