BERAU – Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah, menegaskan pentingnya transformasi peran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Berau agar tidak hanya menjadi penyelenggara kegiatan seremonial, tetapi berfungsi sebagai motor penggerak dalam mencetak atlet berprestasi.
Menurutnya, potensi atlet muda di Berau sangat besar dan beragam, namun hingga kini belum dikelola secara maksimal dan berkelanjutan. Banyak talenta muda yang sempat menunjukkan prestasi gemilang di tingkat daerah maupun provinsi, namun kemudian memilih berhenti atau bahkan berpindah ke daerah lain karena merasa kurang mendapat perhatian.
“Dispora tidak bisa hanya fokus pada kegiatan seremonial. Harus ada sistem pembinaan yang berjenjang dan terarah. Kita tidak boleh kehilangan generasi atlet karena kurangnya kepedulian,” tegasnya.
Menindaklanjuti itu, Liliansyah berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dispora dalam waktu dekat. Langkah tersebut diharapkan dapat menggali akar masalah pembinaan olahraga di daerah serta menyusun strategi pembinaan yang lebih sistematis, berorientasi jangka panjang, dan mampu menjamin keberlanjutan prestasi atlet.
Dikatakannya, pembinaan atlet tidak seharusnya berhenti pada pencapaian medali atau gelar kejuaraan semata. Lebih dari itu, perhatian juga perlu diberikan pada aspek motivasi, pendampingan psikologis, hingga jaminan kesejahteraan dan masa depan atlet.
Ia berharap ke depan, Dispora Berau mampu menghadirkan sistem pembinaan yang solid dan inklusif, sehingga setiap potensi atlet muda bisa berkembang dan membawa nama daerah lebih jauh di kancah nasional maupun internasional.
“Atlet yang sudah mengharumkan nama daerah wajib mendapat penghargaan yang layak. Jangan sampai mereka merasa berjuang sendiri tanpa dukungan dari pemerintah,” pungkasnya.
Penulis: (Srn)



