PPU – Konsistensi Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dalam mengembangkan wisata alam Goa Tapak Raja berbuah penghargaan bergengsi. Desa ini dinobatkan sebagai Desa Kolaboratif 2025 pada ajang Jambore Desa yang digelar Pemprov Kaltim di Samarinda, Kamis (11/9/2025).
Kepala Desa Wonosari, Kasiyono, bersama anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Novian, hadir menerima penghargaan tersebut. Menurut Novian, penghargaan itu diberikan karena Wonosari dinilai mampu menggerakkan gotong royong warga bersama pemerintah dalam membangun desa wisata. “Baik dari segi kerja sama warga sekitar, maupun kolaborasi dengan pemerintah setempat,” ujarnya, Selasa (16/9/2025).
Penilaian meliputi tata ruang wisata, kondisi demografi yang masih asri, serta upaya menjaga kelestarian adat lokal. Sebelumnya, Wonosari juga pernah meraih penghargaan Desa Rintisan Terbaik.
Goa Tapak Raja yang menjadi ikon wisata desa kini dikelola oleh Pemdes melalui Bumdes dan Pokdarwis, bekerja sama dengan PT Hikari Ramadhan Berkah. Pengelolaan lapangan diketuai Sahdan, Kepala Adat setempat. Destinasi ini mampu menarik 300–800 wisatawan setiap akhir pekan, bahkan lebih banyak saat hari libur nasional.
Selain menyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD), Goa Tapak Raja juga membuka lapangan kerja dan memberdayakan masyarakat sekitar. Ke depan, pengembangan wisata ini diharapkan terus berlanjut sehingga bisa menjadi objek wisata unggulan di tengah pesatnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pewarta: Prasetyo
Editor: Agus S




