40 Pelajar Terpilih Ikuti Pusdiklat Paskibraka PPU 2025, Waris Muin Tekankan Wawasan Kebangsaan

PPU – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Waris Muin secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Latihan (Pusdiklat) Calon Anggota Paskibraka Kabupaten PPU Tahun 2025, sebagai bagian dari persiapan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Kegiatan ini tidak hanya melatih fisik dan baris-berbaris, tetapi juga membentuk karakter dan wawasan kebangsaan generasi muda PPU.

Acara ini turut dihadiri perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, kepala sekolah SMA/SMK/MA se-PPU, tim pelatih, panitia pelaksana, serta para calon anggota Paskibraka. Kegiatan berlangsung di Aula lantai I Gedung Bupati PPU, Selasa (30/7/2025).

Waris menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Pusdiklat sebagai bagian penting dalam rangkaian persiapan upacara peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan digelar pada 17 Agustus mendatang.

“Keberadaan kalian di sini tidak hanya untuk berlatih baris-berbaris, tetapi juga menimba pendidikan akhlak dan wawasan kebangsaan yang bermanfaat sebagai bekal di masa depan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 40 pelajar tingkat SLTA terpilih mengikuti Pusdiklat setelah melalui proses seleksi ketat. Mereka merupakan siswa-siswi terbaik dari berbagai sekolah di PPU.

Baca Juga:   Spanduk “Indonesia is Not For Sale, Merdeka!” di Jembatan Pulau Balang, Anggota Greenpeace Diamankan Polisi

Selama 21 hari ke depan, para peserta akan menjalani program pelatihan intensif yang mencakup pelatihan fisik, mental, kedisiplinan, dan pendalaman wawasan kebangsaan. Program ini diharapkan mampu membentuk karakter kuat dan memupuk semangat nasionalisme.

“Jadilah contoh bagi rekan-rekan kalian di sekolah dan lingkungan tempat tinggal masing-masing, dalam menerapkan kehidupan berbangsa dan bernegara berdasarkan empat konsensus dasar,” tegas Waris.

Ia juga berpesan kepada tim pelatih, pamong, dan panitia pelaksana untuk membangun suasana latihan yang positif dan penuh semangat.

“Ciptakan suasana pelatihan yang energik dan gembira, sehingga terjalin hubungan persaudaraan antara pelatih, pamong, dan peserta yang diibaratkan seperti kakak dan adik. Jaga kesehatan agar selalu bugar, sehingga pada saat bertugas tidak mengalami hambatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) PPU, Agus Dahlan, menambahkan bahwa Pusdiklat ini tidak hanya menekankan aspek baris-berbaris, namun juga pembinaan karakter dan wawasan kebangsaan.

“Tujuan kami adalah menyiapkan generasi muda yang berkarakter, memiliki wawasan kebangsaan yang baik, sekaligus mampu mengemban tugas mulia mengibarkan duplikat Sang Saka Merah Putih pada HUT ke-80 RI, 17 Agustus 2025 mendatang,” ujarnya.

Baca Juga:   Zero Karhutla Jadi Komitmen GAPKI dan Pemerintah di Kalimantan Timur

Ia menjelaskan bahwa kegiatan Pusdiklat dilaksanakan secara tatap muka, mencakup pendidikan wawasan kebangsaan, pelatihan baris-berbaris, serta formasi pengibaran bendera. Pusdiklat dijadwalkan berlangsung selama 21 hari, mulai 29 Juli hingga 18 Agustus 2025.

“Sebanyak 76 peserta mengikuti Pusdiklat tahun ini. Mereka terdiri dari 40 pelajar SLTA serta 36 anggota TNI/Polri yang tergabung dalam barisan kelompok delapan dan kelompok 45,” tutupnya. (ADV)

Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.