spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tinjau Pasar Petung, Makmur Monitoring Stabilitas Kebutuhan Pokok di PPU Selama Ramadan

PPU – Pj Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun melakukan pengecekan langsung ke Pasar Petung, Sabtu, (23/03/2024). Guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan 2024 ini.

Dalam kegiatan ini Makmur didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang digelar usai melaksanakan sahur bersama di desa Giri Mukti, Kecamatan Penajam. Ia mengatakan bahwa dari hasil pengecekan langsung di Pasar Petung tersebut dipastikan harga kebutuhan bahan pokok bagi masyarakat PPU di bulan Ramadan ini masih stabil.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk melihat langsung harga dan ketersediaan kebutuhan bahan pokok di pasar dan kita bersyukur bahwa sejumlah kebutuhan pokok yang kita cek langsung di pasar hari ini masih stabil memasuki Ramadan ke-12 ini,” ungkapnya.

Dari hasil peninjauan ini, tercatat memasuki Ramadhan ke-12, beberapa harga satuan bahan pokok yang dijual di salah satu pasar terbesar di Benuo Taka itu cenderung masih stabil. Beberapa jenis harga bahan pokok seperti beras bulog untuk kemasan 5 kilogram masih diharga Rp 57.500.

Baca Juga:   Pangappura Gelar Peringatan Isra Mi’raj, Dihadiri Ribuan Warga Babulu

Kemudian cabe keriting diharga 40 ribu per kilogram, cabe rawit 60 ribu per kilogram, bawang merah diharga 40 ribu per kilogram, bawang putih diharga 42 ribu per kilogram dan tomat diharga 22 ribu per kilogram. Sementara kebutuhan pokok lainnya juga tercatat masih stabil seperti ayam potong di harga 38 ribu per kilogram, jagung 10 ribu per kilogram dan tiimun 10 ribu per kilogram.

Foto: Pj Bupati PPU Makmur Marbun saat berkomunikasi dengan pedagang di Pasar Petung, Sabtu (23/3/2024). (ProkopimPPU for MKN)

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa dengan data yang di kumpulkan tersebut dirinya berharap dapat merumuskan langkah-langkah yang tepat dalam penanganan inflasi di PPU. “Data ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat di kabupaten PPU,” tutup Makmur. (ADV/HUMAS PPU/SBK)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER