NUSANTARA – Di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), bangunan-bangunan perkantoran sudah tegak: 16 tower Kemenko dari 4 Kemenko, lengkap ruang rapat, amphitheater, hingga multifunction hall. Namun, realitasnya belum seluruhnya menjadi kantor aktif. Yang paling tampak “hidup” justru Kemenko 3 Tower 1, tepat berhadapan dengan Istana Garuda, karena sudah ditempati pejabat dan ASN Otorita IKN.
Fasilitas perkantoran di IKN belum sepenuhnya difungsikan sebagai kantor harian. Tower Kemenko di KIPP jumlahnya 16 tower dari 4 Kemenko, dengan pembagian 4 tower per Kemenko.
Setiap tower Kemenko terdiri dari 7 lantai, mencakup berbagai ruang kerja seperti ruang eselon I dan II, ruang jabatan fungsional, ruang menteri, ruang amphitheater, serta ruang rapat. Ruang menteri dan amphitheater berada di lantai 3. Tower-tower di Kemenko 1 hingga 4 dibangun dengan desain dan fasilitas seragam. Khusus Kemenko 1, kapasitas ruang rapatnya lebih besar dibanding tower lainnya.
Namun sejauh ini, tower-tower itu baru digunakan saat ada kegiatan besar, biasanya memanfaatkan multifunction hall atau auditorium. Sementara untuk aktivitas berkantor, salah satu yang aktif adalah Kemenko 3 Tower 1.
TIGA KEDEPUTIAN OIKN RESMI BERKANTOR SEJAK JULI 2025
Tiga kedeputian Otorita IKN resmi berkantor di Tower 1 Kemenko 3 sejak awal Juli 2025. Ketiganya. Yakni Kedeputian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam (LHSDA), Kedeputian Pengendalian Pembangunan (PP) dan Kedeputian Sarana dan Prasarana (Sapras).
Pembagian lantainya berbeda. LHSDA di lantai 2, PP di lantai 4, Sapras menempati lantai 5 dan 6.
Erika, Project Officer OIKN untuk Kemenko, menjelaskan perpindahan ini dilakukan agar koordinasi dan pelaksanaan kegiatan kedeputian lebih efektif dan efisien. “Saat ini kita ada di tower 1, Kemenko 3. Di mana ada 3 kedeputian juga yang sudah berkantor di sini. Lebih tepatnya di lantai 2, 4, 5 dan juga 6,” jelas Erika di Kemenko 3.
Dengan berpindahnya tiga kedeputian ke Tower 1 Kemenko 3, akses terhadap fasilitas lebih lengkap terbuka, termasuk multifunction hall berkapasitas hingga 600 orang. Ini dianggap penting karena banyak kegiatan OIKN melibatkan ratusan peserta di kompleks Kemenko 3.
“Kecuali yang ada di Kemenko 1. Karena lebih besar, jadi bisa menampung lebih banyak orang,” terang Erika.
Fasilitas di multifunction hall juga disebut memadai: sudah ada sound system dalam ruangan dan layar digital jumbo. Ini memudahkan rapat yang membutuhkan teknologi tinggi, termasuk rapat daring dan konferensi video antar kantor maupun antar daerah.
Selain tower Kemenko, di KIPP juga telah selesai dibangun kantor Sekretariat Negara dengan fasad yang lebih baru dibanding Kemenko 1–4 yang lebih dulu berdiri. Namun, bangunan tersebut juga belum dipakai. (tim)



