Penajam Paser Utara – Sebanyak 117 peserta lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) 2026, dari total 229 pendaftar yang mengikuti proses seleksi berbasis aplikasi nasional.
Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Budaya (Iwasbang dan Kesbuda) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) PPU, Bahtiar, menyebut tingginya minat pelajar dalam seleksi tahun ini menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas peserta di tengah keterbatasan anggaran.
“Peserta yang mendaftar melalui aplikasi sebanyak 229 orang. Setelah seleksi administrasi tersisa 132 orang, dan melalui Tes Wawasan Kebangsaan menjadi 117 peserta,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).
Tes Wawasan Kebangsaan menjadi tahapan krusial karena mengukur pemahaman peserta terhadap nilai Pancasila, nasionalisme, sejarah bangsa, serta komitmen kebangsaan.
Peserta yang tidak memenuhi nilai ambang batas dinyatakan gugur. Langkah ini dilakukan untuk memastikan peserta yang lolos memiliki kapasitas intelektual dan karakter kebangsaan yang memadai.
Saat ini, panitia masih melakukan penilaian Tes Intelegensi Umum (TIU). Hasilnya akan menjadi dasar penyaringan lanjutan sebelum peserta mengikuti tes kesehatan yang dijadwalkan pada 11 April 2026.
Seleksi akan terus mengerucut hingga menghasilkan 44 peserta terbaik, terdiri dari 22 putra dan 22 putri, yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten PPU. Peserta terbaik juga akan diproyeksikan mewakili PPU pada seleksi tingkat Provinsi Kalimantan Timur hingga berpeluang melaju ke tingkat nasional.
Program Paskibraka diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sarana pembinaan karakter, kepemimpinan, dan penguatan ideologi kebangsaan bagi generasi muda di Kabupaten PPU.
Di sisi lain, Bahtiar mengakui pelaksanaan seleksi tahun ini dihadapkan pada keterbatasan anggaran. Meski demikian, panitia tetap berupaya menjalankan seluruh tahapan secara optimal.
“Kami tetap berupaya agar seluruh tahapan seleksi berjalan maksimal meskipun ada keterbatasan anggaran. Yang terpenting, pelaksanaan pengibaran bendera pada 17 Agustus nanti tetap berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Pewarta: Deddy Pz
Penyunting: Robbi Lalat



