PPU – Seorang pria berinisial AK, perantauan asal Jawa Barat, ditangkap warga setelah diduga berulang kali melakukan pencurian tabung gas 3 kilogram dan barang-barang milik warga di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Penangkapan dilakukan pada Selasa malam (2/9/2025) setelah aksinya viral di media sosial.
AK yang kerap menggunakan sepeda motor rental untuk melancarkan aksinya, sebelumnya terekam kamera CCTV sebuah kafe di Desa Bumi Harapan. Rekaman tersebut diunggah akun Facebook Nami Café milik Demi, pemilik kafe sekaligus korban pencurian. Video itu ramai dikomentari warga, hingga ada yang mengenali pelaku.
Pria tersebut ditangkap warga bekerja sama dengan sejumlah pedagang di kawasan KIPP IKN yang mengintai gerak-geriknya pada Selasa (2/9/2025) malam. Tak ayal, warga yang emosi lantas memberinya ‘bogem mentah’.
Dilihat dalam tayangan rekaman CCTV yang diposting korban, pelaku beraksi bersama dengan seorang rekannya. Dia menggenakan jaket hitam-hijau. Menggunakan sepeda motor warna serupa jaket.
Di motornya terdapat tas keranjang barang. Salah satu sisi terbuka dan nampak penuh jarahan. Demi lantas menulis di akhir kalimatnya.
“Kalau bapak ibu melihat dengan ciri-ciri tersebut, mohon saling info dan saling waspada. Terima kasih,” tulis Demi.
Dalam kolom komentar, dijelaskan jika kedua orang itu masuk melalui jalan di penginapannya, lalu masuk ke pintu dapur belakang. Warga pun ramai mengomentari.
AK diketahui sudah setahun menyewa sepeda motor milik warga Tengin Baru, Siti Zaenab, untuk berjualan es di kawasan Hunian ASN 2 dan Hunian Pekerja Konstruksi (HPK). Namun, dua bulan terakhir ia menunggak sewa motor dan nomor ponselnya tidak lagi aktif.
“Motor itu punyaku mas, dia rental bulanan,” komentar Siti.
Celakanya, sudah 2 bulan terakhir pria itu tidak bayar sewa dan nomor handphonenya sudah tidak aktif.
Setelah viral dan sudah sangat meresahkan karena kerap menggondol tabung gas 3 kilogram milik beberapa warga Bumi Harapan. Tak hanya tabung gas, tapi juga buah, serta barang-barang lainnya. Akhirnya warga pun memantau gerak geriknya.
Warga kemudian melakukan pemantauan bersama sejumlah pedagang di kawasan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara. Pelaku akhirnya berhasil ditangkap dan sempat menjadi sasaran amarah warga sebelum diserahkan kepada aparat berwenang.
Dalam video yang diunggah, pelaku terduduk di lantai sambil dicecar warga.
“Baru sekali bener bang. Sekali doang,” kilah AK sambil mengangkat tangannya seolah minta ampun.
Pewarta : Riski Maulana
Editor : Nicha R





