spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pos TNI AL Penajam Fokus Awasi Alur Distribusi Material IKN di Teluk Balikpapan

PENAJAM – Pengiriman logistik pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi fokus pengawasan TNI Angkatan Laut (AL) di Penajam Paser Utara (PPU). Untuk menjaga keselamatan bersama, pengelola jalur penyeberangan komersil PPU-Balikpapan diminta untuk membatasi jam operasional pada saat tertentu.

Komandan Pos (Danpos) TNI AL Penajam Peltu Suharsono menerangkan hingga saat ini arus lalu lintas pengiriman material yang melintas di Teluk Balikpapan belum terlalu masif. Meskipun begitu, pihaknya telah melakukan pengawasan rutin setiap harinya.

“Sudah mulai ada kapal material ke IKN. Dalam sehari ada satu sampai tiga kapal yang melintas. Kami 24 jam berjaga, mengamankan kapal melintas dan memaksimalkan personel yang ada,” ujarnya, Senin (19/12/2022).

Kapal yang menuju kawasan IKN itu, biasanya membawa logistik berupa material pasir dan batu coral. Sebagian besar kapal-kapal itu melaksanakan aktivitas bongkar muat khusus yang di Kelurahan Mentawir.

Adapun pemantauan itu bertujuan untuk memastikan tidak ada kendala yang dialami kapal pengangkut dalam perjalanan. Fokus utama pengamanan yang dilakukan ialah memastikan keselamatan warga yang melakukan perjalanan PPU-Balikpapan atau sebaliknya. Baik kapal klotok, feri maupun speed boat.

Baca Juga:   Pengunjung Padati Pantai Tanjung Jumlai Hingga Akhir Libur Iduladha

“Kami dari TNI AL dari pola pengamanan mengimbau kepada masyatakat yang melintas di Perairan Penajam dan Balikpapan untuk tidak menganggu alur pelayaran terhadap kapal besar yang melintas,” ungkapnya.

Selain itu, para pengelola jasa penyeberangan komersil juga dianjurkan membatasi jam operasional. Serta tidak beraktivitas di malam hari. Pasalnya hal itu dinilai berbahaya, karena kapal yang memuat logistik IKN biasanya melintas pada jam-jam tertentu di malam hari.

Lebih lanjut, Suharsono mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan konsep pengamanan yang akan dilakukan pada 2023 mendatang. Akan ada penyesuian sejalan dengan awal Januari 2023 mendatang, kapal pengangkut logistik IKN, akan semakin bertambah.

“Kami berupaya mengamankan, pada 2023 mungkin sudah mulai banyak kapal yang melintas,” tuturnya.

Suharsono menuturkan, pihaknya juga tengah mengajukan penambahan personel dalam hal ini. Adapun kebutuhannya untuk mengawasi ke depan diperkirakan sekira 15 personel. “Mudah-mudahan setelah IKN ini ada penambahan, kami juga sudah mengajukan,” pungkasnya. (sbk)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER