spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Polling Logo ‘Serambi Nusantara’, Pemkab PPU Sebar 15 Ribu Kupon Berhadiah Sepeda Listrik

PPU – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) mulai melaksanakan pemilihan logo city branding melalui sistem polling. Yakni dengan membagikan 15 ribu kupon pada masyarakat untuk menentukan 3 logo pilihan yang telah dibuat.

Pemkab PPU belakangan memang mulai gencar menyosialisasikan slogan kota yang akan menjadi ciri khas daerah ke depannya. Adapun mekanisme polling ini guna memperoleh pilihan terbaik dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemkab PPU, Nicko Herlambang menjelaskan pembagian kupon ini dilakukan menyebar di 4 kecamatan yang ada di Benuo Taka. Adapun mekanisme sayembara ini dipiliha karena berkaitan dengan tahapan dari Kemdikbudristek selaku pemberi anggaran.

“Kenapa Kita harus memilih melalui kupon? Karena saya pikir kalau orang bisa memegang, bisa melihat akan jauh lebih mudah untuk memahaminya,” katanya, Jumat (14/7/2023).

Memang, dalam kupon yang dibagikan itu telah tersedia 3 logo hasil buatan Pemkab PPU yang bekerjasama dengan tim dari Institut Teknologi Balikpapan (ITK). Adapun 3 logo yang ditawarkan itu sudah memiliki hak kekayaan intlekrual masing-masing.

Baca Juga:   Sambut HUT Ke-22 PPU, DLH Gelar Lomba Eco Office untuk Seluruh OPD

Nicko menyadari, satu pilihan ini tidak dapat memenuhi ekspektasi orang 100 persen. Meski tidak dapat memenuhi keinginan hati tiap warga, setidaknya 80 persen pilihan masyarakat itu juga sudah cukup mewakilkan.

“Karena tentulah ada pendapat lain yang harus begini, harus begitu dan sebagainya. Tetapi masyarakat memang harus memilih,” sebutnya.

Selain itu, yang menarik dari kupon yang dibagikan ke masyarakat ini juga berhadiah. Nanti warga yang telah menentukan pilihannya dan mengumpulkan kupon tersebut, akan diundi untuk mendapatkan beragam doorprize berupa sepeda listrik.

“Silakan dipilih, kemudian nanti saat launching pada 27 Agustus mendatang, kami akan umumkan pemenangnya dari kupon-kupon yang dibagikan, dan akan mendapatkan hadiah-hadiah yang menarik. Yang akan diserahkan oleh Bupati PPU langsung. Jadi masyarakat harus tetap semangat memilihnya,” terang Nicko.

Terlepas dari itu, Pemkab PPU sebelumnya juga telah beberapa kali melakukan sosialisasi dan uji publik tahap satu perancangan city branding PPU ini. Terakhir, kegiatan itu diikuti oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab PPU.

Baca Juga:   Bangun PLTN di IKN?

Nicko menjelaskan dari pertemuan tersebut, diharapkan semua OPD dapat menjadi agen atau bagian untuk menjelaskan kepada masyarakat. Sehingga maksud dan tujuan perlunya city branding ini dalam menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN) dapat dipahami bersama.

“Jadi harapannya, tidak hanya bupati saja yang menyampaikan kepada masyarakat. Tetapi semua kepala OPD yang ada wajib memahami bagaimana city branding PPU yang sedang di susun tersebut,” ungkap Nicko.

Lebih lanjut, melalui city branding yang ditetapkan nanti diyakini akan mampu dikenal secara luas. Tidak hanya secara Nasional, namun juga Internasional.

Kemudian, melalui city branding ini juga bisa mendorong percepatan-percepatan di bidang pembangunan dan peningkatan infrastruktur yang ingin PPU lakukan. Termasuk di dalamnya bagaimana pertanian yang berkelanjutan bisa di hadirkan begitu juga dengan sektor-sektor lainnya di PPU.

“Kemudian harapannya bagaimana agar PPU ini bisa menjadi kota yang benar-benar menjadi keinginan orang untuk tinggal, lahir dan besar kemudian beraktivitas di wilayahnya,” pungkasnya. (sbk)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER