Musim Kemarau di PPU, Perumda Danum Taka Imbau Hemat Air Bersih

PPU – Musim kemarau yang kian memanjang menjadi peringatan bagi warga Penajam Paser Utara (PPU) untuk mulai bijak menggunakan air bersih. Direktur Utama Perumda Air Minum Danum Taka (AMDT), Abdul Rasyid, mengingatkan bahwa potensi cuaca kering berkepanjangan dapat menggerus ketersediaan air, sehingga kesadaran kolektif menjadi kunci menjaga pasokan tetap aman.

“Musim kemarau membuat sumber air semakin terbatas. Kita semua punya peran penting untuk menjaga pasokan air tetap aman, mulai dari hal-hal kecil di rumah,” ujarnya, Jumat (10/8/2025).

Rasyid membagikan sejumlah langkah sederhana namun berdampak besar yang dapat dilakukan masyarakat, di antaranya:

  • Menutup kran air setelah digunakan. Kebiasaan kecil ini mencegah pemborosan air dan menunjukkan kepedulian pada lingkungan.
  • Segera melaporkan kebocoran. Kebocoran sekecil apa pun bisa menghabiskan ribuan liter air jika tidak ditangani.
  • Memberi edukasi hemat air kepada keluarga. Kesadaran yang dimulai dari rumah akan berdampak luas bagi daerah.
  • Menyiram tanaman pada waktu tepat. Pagi atau sore hari adalah waktu ideal untuk mengurangi penguapan.
  • Menggunakan peralatan air secara efisien. Gunakan shower, keran wastafel, dan bak mandi secukupnya untuk mencegah pemborosan.
Baca Juga:   PPU Alami Penurunan Kasus Stunting Terbanyak di Kaltim 2022

Ia menegaskan, upaya hemat air bukan hanya soal mengurangi penggunaan, tetapi juga memastikan keberlanjutan pasokan bagi generasi mendatang.

“Air adalah sumber kehidupan. Jika kita tak menjaga sekarang, anak cucu kita yang akan menanggung akibatnya nanti,” tutupnya.

Pewarta: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.