spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Hudi Gantikan Ilham Pimpin Lapas Samarinda

SAMARINDA – Tongkat kepemimpinan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda kini resmi berganti. Dari sebelumnya dipimpin Mohammad Ilham Agung Setyawan beralih ke Hudi Ismono.

Pergantian Kepala Lapas Kelas IIA Samarinda itu dilakukan di Halaman Lapas Samarinda dan disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kaltimtara, Sofyan pada Sabtu (12/11/2022).

Di hadapan Kepala Kanwil Kemenkumham Kaltimtara Sofyan, Ilham Agung dan Hudi Ismono juga sempat bertanda tangan surat serah terima jabatan.

Sebelum menyerahkan jabatan,
Ilham Agung telah menjabat posisi Kepala Lapas Samarinda selama sekitar 2 tahun.

Ilham mengaku, selama menjabat banyak mendapat pesan dan kesan. Terlebih lagi masa jabatannya di Lapas Samarinda terbilang cukup lama.

“Saya tepatnya sampai hari ini 2 tahun 9 bulan 28 hari. Tentunya saya juga berterima kasih atas dukungan yang selama ini diberikan kepada saya,” ucap Ilham saat diwawancarai awak media usai serah terima jabatan.
Ilham menambahkan, dirinya akan dipindah ke Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Utara, tepatnya di Manado.

Baca Juga:   Jaga Keselamatan Penyeberangan PPU - Balikpapan, Pemerintah Perlu Sosialisasi Alur Distribusi Material IKN

“Sebagai Kepala Bidang Pembinaan, Pembimbingan, dan Teknologi Informasi,” ungkapnya.

“Harapannya semoga saja dengan adanya serah terima jabatan ini, Pak Hudi Ismono dapat memberikan terobosan baru di Lapas Samarinda dan juga memimpin Lapas Samarinda jadi lebih baik lagi,” sambungnya.

Sementara itu, Hudi Ismono mengaku siap mengemban jabatan sebagai Kepala Lapas Samarinda. Hudi mengatakan akan segera berkoordinasi dengan aparat hukum lain Kota Samarinda.

“Saya akan berkoordinasi dengan Polres, BNNK, BNNP dan lainnya,” paparnya.
Hudi mengungkapkan, sebelum ditugaskan sebagai Kalapas Samarinda, ia sempat memimpin Lapas Kelas IIB Lubukpakam, Sumatera Utara.

“Sebelumnya juga sempat menjabat di Aceh, Nusa Tenggara Timur, Palembang, Bangka Belitung, tapi paling lama di Lubukpakam,” pungkasnya. (Vic)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER