PPU — Gelombang aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah Indonesia turut menggema di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Puluhan mahasiswa dan masyarakat menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD PPU pada Selasa (2/9/2025) sore, menyuarakan tuntutan baik terkait isu nasional maupun daerah.
Massa aliansi dari masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Penajam berlangsung damai ini diiringi dengan pembacaan doa bersama dan penyalaan lilin untuk almarhum Affan Kurniawan. Hadir pula Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara dan Dandim 0913/PPU Letkol Inf Andika Ganessakti yang ikut mendampingi jalannya aksi hingga selesai tanpa insiden.
Aksi tersebut disambut hampir seluruh anggota DPRD PPU. Ketua DPRD PPU, Raup Muin, bersama unsur pimpinan dan anggota dewan hadir langsung untuk mendengarkan aspirasi massa.
Bahkan, usai orasi, kedua belah pihak duduk bersama di jalan raya untuk menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen DPRD mengawal seluruh tuntutan.
“DPRD PPU selalu terbuka terhadap aspirasi rakyat. Semua tuntutan hari ini akan kami kawal dengan serius,” ujar di hadapan massa aksi.
Tuntutan yang dibawa massa mencakup isu nasional seperti desakan pengesahan RUU Perampasan Aset, penghentian tunjangan mewah DPR, reformasi kinerja kepolisian, hingga usut tuntas kematian pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang tewas terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta.
“Kami pastikan setiap aspirasi yang masuk akan menjadi prioritas perhatian DPRD PPU,” tuturnya.
Sementara itu, isu daerah yang disuarakan meliputi desakan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di PPU, transparansi penggunaan APBD, pemberian gaji layak untuk guru, perbaikan fasilitas pendidikan, hingga penindakan tegas bagi perusahaan yang melanggar aturan ketenagakerjaan.
Raup menegaskan pihaknya siap meneruskan tuntutan masyarakat PPU ke DPR RI maupun pemerintah pusat, sekaligus mengawal persoalan daerah agar segera ditindaklanjuti.
“Jika dinilai belum maksimal, saya mohon maaf. Aspirasi hari ini menjadi dorongan bagi DPRD PPU untuk bekerja lebih baik. Kritik dan tuntutan hari ini kami terima sebagai cambuk untuk meningkatkan kinerja DPRD PPU,” ucap Raup.
Pewarta: Robbi Lalat



