spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

DPRD PPU Apresiasi Prestasi Pemkab, Bijak; Jangan Berhenti di Adipura

PPU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU. Khususnya atas capainnya memperoleh penghargaan Piala Adipura kategori Kota Kecil.

Piala Adipura untuk kategori kota kecil tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya ke Bupati PPU Hamdam pada gelaran Hari Peduli Sampah Nasional pada selasa (28/2/2023) di Jakarta. Program Adipura merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam mendorong implementasi kebijakan lingkungan dengan pendekatan wilayah, pendekatan implementasi kebijakan persampahan, dan pendekatan implementasi kebijakan penghijauan.

“Kita harus memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemkab PPU, Kepala Daerah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Tim Penggerak PKK dan masyarakat Penajam Paser Utara, khususnya telah berjuang kerasnya” ujar Anggota Komisi I DPRD PPU, Muhammad Bijak Ilhamdani, Kamis (2/3/2023).

Salah satu kriteria penilaian dalam penghargaan Adipura adalah dalam hal Implementasi atas amanat UU Nomor 18/2008 tentang Pengelolaan Sampah. Upaya dan hasil dalam memenuhi target nasional pengelolaan sampah, yaitu pengurangan sampah 30 persen dan penanganan sampah 70 persen pada 2025;

Baca Juga:   LAP PPU Pertanyakan Perusahaan Swasta yang Menerima Bagian Reforma Agraria Bandara VVIP IKN

Serta upaya yang mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah secara terpadu mulai dari hulu sampai dengan hilir di setiap wilayah. Oleh karenanya penghargaan adipura ini tidak akan tercapai tanpa adanya kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

“Meski begitu, ini juga menjadi cambuk bagi Kita sebagai kabupaten penerima Adipura. Kita jangan sampai terlena bahkan berleha-leha, Kita harus tetap berjuang mewujudkan lingkungan yang lestari. Peningkatan pendidikan terhadap pengelolaan sampah kepada masyarakat PPU tetap perlu dilakukan. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga tingkat kesadaran masyarakat PPU terhadap pentingnya pengelolaan sampah tetap meningkat,” jelasnya.

Untuk diketahui Pemkab PPU mendapatkan penghargaan Piala Adipura kali ini setelah terakhir kalinya mendapatkan piala penghargaan tersebut pada tahun 2017 silam. Ia berharap tidak hanya berhenti di Adipura saja, tetapi juga menuntut dari sektor-sektor lain perlu terus berinovasi agar mendapatkan prestasi yang sama.

“Terlepas dari persoalan Adipura, Kita juga mengingatkan kepada Pemkab masih banyak juga PR-PR terkait kesejahteraan, pendidikan dan kesehatan lebih ditingkatkan. Artinya dengan adanya Adipura ini menjadi tolok ukur, bahwa Pemkab Kita sudah bergerak maju. Harapannya apa yang Kita dapatkan untuk kemaslahatan masyarakat PPU, serta untuk teman-teman kebersihan bisa mendapatkan bonus,” harapnya.

Baca Juga:   Dinilai Tak Aktif, Kepengurusan Baru KNPI PPU Perlu Segera Dibentuk

Bijak memastikan DPRD PPU akan terus mengawal apresiasi lebih bagi yang sudah bekerja keras untuk Piala Adipura ini. Pihaknya juga akan menyampaikan hal ini pada Pemkab PPU.

“Tentu juga harus ada apresiasi dalam bentuk penghargaan, itu yang pertama. Kedua mungkin penghargaan dalam bentuk lain yang diharapkan para pegawai yang sudah bekerja keras. Pemerintah harus memikir itu, dan Kami dari DPRD PPU juga akan terus mengawalnya,” tutup Bijak. (NRD)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER