Pemkab PPU Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Sungai Parit

PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyalurkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran di RT 06, Kelurahan Sungai Parit, Kecamatan Penajam, Jumat (10/7/2026). Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati PPU Mudyat Noor didampingi Wakil Bupati Abdul Waris Muin usai melaksanakan Safari Jumat di Masjid Al Amin, Kelurahan Nipah-Nipah.

Dalam kunjungan tersebut, ia menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta serta bantuan logistik berupa beras, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga terdampak.

Mudyat menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban mereka.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten PPU, kami turut berduka atas musibah ini. Semoga keluarga yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan. Bantuan yang kami serahkan hari ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah cuaca panas dan musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran.

Baca Juga:   Semangat Majukan PPU Lebih Baik, Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Dukung Paslon ANDA

“Mari kita lakukan pencegahan sejak dini, pastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, jangan membakar sampah sembarangan, dan segera laporkan apabila terdapat potensi yang dapat memicu kebakaran,” pesannya.

Menurut Mudyat, pemerintah daerah akan terus memberikan pendampingan kepada masyarakat terdampak bencana melalui bantuan logistik maupun koordinasi lintas instansi agar penanganan berjalan cepat dan tepat.

Saat ini dua keluarga terdampak untuk sementara menempati rumah milik warga di Jalan Habe, RT 06, Kelurahan Sungai Parit, yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian. Pemerintah Kabupaten PPU menyatakan akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dasar korban terpenuhi selama masa penanganan pascabencana.

Sebelumnya, Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin mendatangi RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB) setelah menerima informasi kebakaran yang terjadi pada Kamis (9/7/2026). Ia memberikan penghormatan terakhir kepada dua korban meninggal dunia sebelum mengikuti prosesi pemakaman di Tempat Pemakaman Muslim Nipah-Nipah.

Kebakaran tersebut mengakibatkan dua anak meninggal dunia, yakni Muh. Abizar Al Qhani (7), warga Kelurahan Sungai Parit, dan Muhtiti Fatur Frahardika (4), warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Baca Juga:   Pemkab PPU Lakukan Penertiban Bangunan Liar di Kawasan Terminal Penajam

Di sela prosesi pemakaman, Waris menyampaikan duka cita kepada keluarga korban sekaligus memastikan pemerintah daerah memberikan pendampingan kepada keluarga terdampak.

“Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah ini. Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” katanya.

Ia juga menginstruksikan BPBD, Dinas Sosial, dan Kelurahan Sungai Parit untuk segera menyalurkan bantuan logistik serta membantu pengurusan dokumen administrasi yang hilang akibat kebakaran.

“Saya menginstruksikan BPBD, Dinas Sosial, dan Kelurahan Sungai Parit agar segera mengirimkan logistik bantuan kepada para korban. Selain itu, dokumen administrasi yang hilang akibat kebakaran, seperti dokumen kependudukan dan administrasi penting lainnya, agar segera dibantu pengurusannya sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan,” tegasnya.

Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.