Polres PPU Sabet Juara III Lomba Ketahanan Pangan Polda Kaltim

PENAJAM PASER UTARA – Polres Penajam Paser Utara (PPU) meraih Juara III dalam Lomba Ketahanan Pangan tingkat Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur 2026.

Berdasarkan hasil penilaian, Juara I diraih Polresta Samarinda, Juara II Polres Kutai Timur, sedangkan Polres PPU menempati posisi ketiga.

Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres PPU AKP Adhi Apriliyan Setyawan mengatakan capaian tersebut merupakan hasil pelaksanaan program ketahanan pangan yang dijalankan Polres PPU bersama berbagai pihak.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar Polres PPU. Penghargaan ini merupakan hasil dari semangat kebersamaan, kerja keras, dan kolaborasi seluruh personel serta dukungan masyarakat. Kami akan terus meningkatkan inovasi dan konsistensi dalam mendukung program ketahanan pangan sebagai bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, keikutsertaan dalam lomba tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif dan kerja sama dengan masyarakat.

Ia mengatakan, pelaksanaan program melibatkan sinergi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, serta sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten PPU.

Baca Juga:   Inflasi Masih 4,3 Persen, Pemkab PPU Pastikan Langkah Pengendalian dan Percepat ETPD

Lomba ketahanan pangan merupakan salah satu agenda yang digelar Polda Kalimantan Timur untuk mengukur implementasi program ketahanan pangan di jajaran kepolisian resor.

“Hasil yang diperoleh ini akan menjadi evaluasi sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan program ketahanan pangan di daerah,” pungkas Adhi.

Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.