PENAJAM PASER UTARA – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menargetkan 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperoleh fasilitasi sertifikasi halal sepanjang 2026. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus memberikan perlindungan kepada konsumen.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (KUKMPERINDAG) PPU, Yusuf Basra, mengatakan proses pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM telah mulai berjalan.
“Rencananya tahun ini ada 100 UMKM yang difasilitasi. Prosesnya sudah mulai berjalan,” katanya.
Program tersebut melanjutkan upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah pada tahun sebelumnya. Pada 2025, sekitar 100 UMKM juga mendapatkan fasilitasi sertifikasi halal, termasuk pendampingan pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi sejumlah pelaku usaha.
Yusuf mengatakan, kebutuhan pendampingan legalitas usaha masih cukup besar. Dari sekitar 2.000 UMKM yang telah terdata di Kabupaten PPU, masih banyak pelaku usaha yang membutuhkan dukungan agar produknya memenuhi standar dan memiliki daya saing lebih tinggi.
Menurutnya, sertifikasi halal tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan administrasi, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap produk yang beredar di pasaran.
“Pelan-pelan sebenarnya semuanya harus memiliki sertifikasi halal karena ini bagian dari perlindungan konsumen,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten PPU berharap program tersebut dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk lokal.
Saat ini, fasilitasi sertifikasi halal masih diprioritaskan bagi UMKM yang bergerak di sektor makanan dan minuman. Hal tersebut karena sektor pangan memiliki kebutuhan paling tinggi terkait jaminan kehalalan produk.
Namun, ke depan cakupan sertifikasi halal diperkirakan akan semakin berkembang seiring dengan penerapan regulasi terhadap berbagai jenis produk.
“Kita fokus dulu pada produk makanan. Di beberapa sektor lain sekarang juga mulai berkembang sertifikasi halal untuk berbagai produk,” tutupnya.
Pewarta: Deddy Pz
Penyunting: Robbi Lalat



