PENAJAM PASER UTARA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap program dan kegiatan pemerintah selaras dengan prioritas pembangunan serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Mudyat saat memimpin rapat harmonisasi kebijakan program dan kegiatan Pemerintah Kabupaten PPU di Aula Lantai III Kantor Bupati PPU, Senin (29/6/2026). Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah PPU Tohar, para asisten, staf ahli bupati, serta kepala perangkat daerah.
Dalam arahannya, Mudyat menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus menjadi instrumen pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia meminta perangkat daerah terlebih dahulu memastikan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada enam urusan wajib pemerintahan sebelum menjalankan program pembangunan lainnya.
Enam urusan tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta bidang sosial.
“Kita harus memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat telah terpenuhi. Setelah itu, program-program pembangunan lainnya dapat dijalankan secara optimal sehingga benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat,” tegas Mudyat.
Menurutnya, keterbatasan kapasitas APBD tidak boleh menjadi hambatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kondisi tersebut justru harus mendorong pemerintah daerah menghadirkan inovasi dalam penyusunan dan pelaksanaan program.
“Saya ingin APBD benar-benar berdampak langsung kepada masyarakat. Meskipun kondisi APBD kita tidak terlalu besar, hal itu jangan menjadi penghalang untuk bekerja dan berinovasi dalam memberikan pelayanan maupun program yang bermanfaat,” ujarnya.
Selain pelayanan dasar, Mudyat juga mendorong perangkat daerah mengoptimalkan sektor unggulan yang dimiliki PPU, seperti pertanian, perikanan, dan kewirausahaan.
Ia menilai penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan perputaran ekonomi daerah.
Salah satu peluang yang disorot adalah pengembangan industri sepatu lokal untuk memenuhi kebutuhan pelajar di Kabupaten PPU. Menurutnya, pengembangan produk lokal dapat membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Kita memiliki banyak sektor yang bisa ditingkatkan. Saya berharap uang yang beredar di Kabupaten PPU dapat terus berputar di PPU, sehingga manfaat ekonominya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mudyat juga menyampaikan apresiasi atas capaian Kabupaten PPU yang masuk sebagai salah satu kabupaten terbaik dalam penilaian Indeks Kualitas Kebijakan (IKK).
Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan.
Mudyat berharap capaian tersebut dapat dipertahankan melalui peningkatan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan di masing-masing organisasi perangkat daerah.
“Prestasi ini merupakan hasil kerja bersama. Saya berharap seluruh perangkat daerah terus meningkatkan kualitas kebijakan dan kinerja, sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan pembangunan daerah berjalan lebih optimal,” pungkasnya.
Penyunting: Robbi Lalat



