Kebakaran Hebat di Mega Swalayan Samarinda, Titik Api Berada di Lantai Tiga

SAMARINDA – Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan barang milik Mega Swalayan di Jalan Kalimantan, Samarinda, Rabu (13/5/2026) siang. Petugas pemadam kebakaran harus menembus kepulan asap pekat di lantai tiga gedung menggunakan alat bantu pernapasan untuk mencapai titik api.

Asap tebal yang memenuhi ruangan membuat proses pemadaman berlangsung cukup menegangkan. Personel damkar bahkan terpaksa menjebol jendela gedung demi membuka akses udara sekaligus mempermudah pencarian sumber api.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Samarinda, Akhmad Supriyanto, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 12.30 WITA.

Berdasarkan informasi awal, api muncul di area penyimpanan barang pecah belah dan bahan habis pakai di lantai tiga bangunan.

“Informasi yang kami terima, di lantai tiga itu merupakan gudang penyimpanan tisu dalam jumlah banyak. Itu yang memicu api cepat menyebar,” ujar Akhmad Supriyanto di lokasi kejadian.

Teks foto: Personel damkar berusaha menjebol jendela lantai tiga Mega Swalayan untuk mempercepat akses pemadaman dan pembuangan asap. Foto: Dimas/Media Kaltim

Menurutnya, tantangan terbesar dalam proses pemadaman adalah posisi api yang berada di lantai atas dengan sirkulasi udara terbatas. Asap tebal membuat personel tidak dapat masuk tanpa perlengkapan khusus.

Baca Juga:   Dugaan Pencurian Berujung Maut di Palaran, Pria Tewas Saat Dievakuasi

Untuk mengantisipasi risiko sesak napas, Disdamkarmat menurunkan tim khusus yang dilengkapi Breathing Apparatus (BA) atau alat bantu pernapasan.

“Karena ini gedung bertingkat dan asapnya sangat tebal di dalam, kita harus memakai BA untuk mengantisipasi risiko sesak napas. Ada lima personel yang menggunakan BA untuk menembus titik api di pojok kanan lantai tiga,” jelasnya.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, Disdamkarmat Samarinda mengerahkan tiga unit armada dari Posko 1. Proses pemadaman juga dibantu puluhan relawan yang membantu melokalisir area agar api tidak merembet ke bangunan sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses pendinginan setelah titik api berhasil ditemukan.

“Alhamdulillah, titik api sudah kelihatan dan dalam penanganan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa sepenuhnya padam,” tutup Akhmad.

Belum diketahui pasti total kerugian akibat kebakaran tersebut. Namun sejumlah karyawan sempat terlihat menyelamatkan barang dagangan berupa sembako ke area parkir saat api mulai membesar. (MK)

Pewarta: Dimas
Editor: Agus S

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.