NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mencatat akumulasi investasi swasta murni di Ibu Kota Nusantara (IKN) telah mencapai lebih dari Rp74 triliun hingga semester pertama 2026.
Nilai tersebut berasal dari puluhan perusahaan swasta yang telah menandatangani perjanjian kerja sama investasi di kawasan Nusantara, baik melalui penandatanganan di Kantor OIKN maupun kantor perwakilan di Jakarta.
Hingga awal 2026, komitmen investasi swasta tercatat mencapai sekitar Rp72 triliun dari 57 perusahaan. Nilai tersebut kemudian bertambah setelah adanya sejumlah kerja sama baru pada Maret dan April 2026.
Pada pertengahan Maret 2026, OIKN menandatangani tiga perjanjian kerja sama baru dan dua adendum dengan pelaku usaha pelopor.
Tiga investor yang masuk yakni PT Hauptstadt Indonesia Borneo, PT Starbright International Investment, dan PT Oceans Resto Nusantara dengan total investasi sekitar Rp1,275 triliun.
Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan pemerintah akan terus mendorong percepatan investasi melalui kemudahan perizinan dan dukungan kebutuhan investor.
“Kami akan mendukung kebutuhan investor, termasuk percepatan perizinan. Ini adalah waktu terbaik untuk investor di Nusantara,” ujarnya.

Memasuki kuartal kedua 2026, OIKN kembali menandatangani kerja sama dengan PT Kusuma Putra Alam untuk pengembangan kawasan komersial terpadu yang mencakup pusat perbelanjaan, apartemen, perkantoran, hingga supermarket dengan nilai investasi sekitar Rp50 miliar.
Selain itu, dua pelaku usaha pelopor, PT Dian Jaya Indonesia dan PT Biru Makmur Abadi, juga menandatangani kerja sama investasi senilai Rp1,2 triliun di Kantor Otorita IKN pada Kamis (30/4/2026).
Kerja sama tersebut difokuskan untuk mendukung pembangunan kawasan hunian dan aktivitas ekonomi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.
Direktur Utama PT Starbright International Investment, Lu Keming, menyatakan optimistis terhadap prospek investasi di IKN.
“Kami akan aktif mempromosikan proyek investasi di Ibu Kota Nusantara untuk menarik lebih banyak investor. Kami optimistis IKN akan menjadi kota terindah di dunia,” tutupnya.
Pewarta: Atmaja Riski
Penyunting: Nur Robbi Syai’an



