Mudyat Noor Resmi Dilantik Jadi Ketua PBSI Kaltim 2025–2029, Pembinaan Atlet Muda Jadi Prioritas

PENAJAM PASER UTARA – Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kalimantan Timur periode 2025–2029. Pelantikan dilakukan Ketua Umum PBSI Pusat, M Fadil Imran, di Gedung Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus PBSI, insan olahraga, serta perwakilan 13 Pengprov PBSI dari sejumlah daerah di Indonesia. Usai dilantik, Mudyatmenyatakan komitmennya untuk memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi bulu tangkis Kalimantan Timur di tingkat nasional maupun internasional.

“PBSI Kaltim akan berupaya semaksimal mungkin memajukan dunia bulu tangkis di Kalimantan Timur. Saat ini kami juga tengah melaksanakan sejumlah kegiatan, di antaranya Kejuaraan Nasional Sirkuit Nasional (Sirnas) B,” terangnya.

Mudyat merupakan figur sentral dalam kepemimpinan bulu tangkis di Kaltim yang saat ini memasuki masa kepemimpinan dua periode secara berturut-turut. Perjalanan jabatannya dimulai pada periode 2021–2025, di mana ia pertama kali terpilih untuk mengomandoi Pengprov PBSI Kaltim menggantikan Achmad Junaidi.

Baca Juga:   Polres PPU Gelar Sosialisasi ‘Polri Super App’ ke Anak Muda

Kepercayaan para pemangku kepentingan bulu tangkis di Kaltim terhadap kinerjanya terbukti dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada 20 Oktober 2025. Dalam forum tersebut, Mudyat Noor kembali terpilih secara aklamasi untuk melanjutkan estafet kepemimpinan pada periode kedua, yakni 2025–2029.

Fokus utama dalam narasinya di periode kedua ini adalah memperkuat sinergi pembinaan atlet usia dini dan memastikan Kaltim tetap menjadi lumbung talenta bulu tangkis nasional, selaras dengan semangat pembangunan olahraga di wilayah penyangga IKN.

Foto: Bupati PPU, Mudyat Noor, saat dilantik sebagai Ketua Pengprov PBSI Kalimantan Timur periode 2025–2029 di Gedung Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (12/5/2026).

Menurut Mudyat, potensi olahraga bulu tangkis di Kalimantan Timur cukup besar, namun membutuhkan dukungan dan sinergi antara pengurus, pelatih, atlet, pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait agar pembinaan berjalan berkelanjutan.

“Mudah-mudahan kegiatan ini terus membantu meningkatkan kemampuan para atlet kita agar mampu bersaing di kancah nasional hingga internasional,” ujarnya.

Dengan pelantikan tersebut, PBSI Kaltim diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat berprestasi dan membawa nama Kalimantan Timur di berbagai ajang nasional maupun internasional.

Baca Juga:   Cegah Karhutla, Warga PPU Diminta Hindari Pembukaan Lahan dengan Dibakar

Adapun Pengprov PBSI yang turut dilantik antara lain berasal dari Banten, Kalimantan Utara, Papua Pegunungan, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Bengkulu, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sumatera Utara.

Lebih lanjut, Mudyat berharap kepengurusan baru PBSI Kaltim mampu membangun ekosistem olahraga yang lebih profesional dan kompetitif.

“Pembinaan atlet muda harus menjadi perhatian karena itu investasi jangka panjang bagi kemajuan olahraga di daerah,” katanya.

Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.