Investasi Rp1,2 Triliun Masuk IKN, Apartemen hingga Sport Center Segera Dibangun

NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali meneken perjanjian kerja sama (PKS) dengan dua investor swasta senilai total Rp1,2 triliun. Investasi tersebut akan digunakan untuk pembangunan apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran di kawasan inti IKN.

Penandatanganan dilakukan bersama PT Dian Jaya Indonesia dan PT Biru Makmur Abadi di Kantor Otorita IKN, Kamis (30/4/2026).

PT Dian Jaya Indonesia, anak usaha dari Dian Development Co Ltd asal Korea Selatan, akan mengembangkan proyek apartemen dan hotel di kawasan WP KIPP Sub WP 1B atau area Pusat Pendidikan (Education Precinct). Proyek ini direncanakan dibangun di atas lahan seluas 33.201 meter persegi dengan nilai investasi sekitar Rp1,15 triliun dan mulai konstruksi pada triwulan IV 2026.

Sementara itu, PT Biru Makmur Abadi akan membangun fasilitas sport center dan restoran di kawasan KIPP 1C, berdekatan dengan kompleks SMA Taruna Nusantara dan Universitas Gunadarma. Proyek tersebut berdiri di atas lahan 16.387 meter persegi dengan nilai investasi Rp50 miliar, dan dijadwalkan mulai dibangun pada periode yang sama.

Baca Juga:   Kapolda Kaltim Tegaskan Perang terhadap Peredaran Narkoba

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyatakan kehadiran investasi ini akan memperkuat ekosistem kawasan perkotaan di IKN.

“Kehadiran proyek apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran ini tidak hanya menambah ragam fasilitas perkotaan di IKN, tetapi juga memperkuat ekosistem kawasan agar semakin siap menjadi kota yang hidup, produktif, dan inklusif,” jelas Basuki.

Total kontribusi yang akan diterima dari kerja sama ini mencapai Rp3,92 miliar.

Pihak investor juga menyampaikan optimisme terhadap prospek IKN. Wakil Direktur PT Dian Jaya Indonesia, Cheong Seung Hwa, menilai IKN memiliki daya tarik sebagai kawasan kota modern.

“Kami tertarik berinvestasi di IKN karena kawasan ini dirancang sebagai smart city modern dengan kepastian regulasi, insentif fiskal, serta potensi peningkatan nilai properti dan bisnis yang signifikan di masa depan,” ujarnya.

Sebelumnya, Otorita IKN juga menandatangani sejumlah PKS lain dengan investor swasta di Jakarta pada 27 April 2026, termasuk kerja sama baru dengan PT Kusuma Putra Alam untuk pengembangan kawasan komersial terpadu, serta addendum dengan dua perusahaan terkait penyesuaian regulasi lahan.

Baca Juga:   Kunjungan Kerja ke PPU, Menko PMK Intervensi Pemkab Siapkan SDM untuk IKN

Masuknya investasi baru ini menandakan berlanjutnya minat investor terhadap IKN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di luar Pulau Jawa.

Otorita IKN menargetkan pembangunan berbagai fasilitas pendukung terus berjalan seiring masuknya investasi, guna mempercepat terbentuknya ekosistem kota yang layak huni dan berfungsi penuh.

Lebih lanjut, Direktur PT Biru Makmur Abadi, Abdul Rohman, juga menyebut IKN sebagai peluang investasi jangka panjang.

“Kami melihat IKN sebagai peluang investasi jangka panjang yang strategis. Konsep kota cerdas dan hijau yang diusung pemerintah sangat relevan dengan tren global,” sebutnya.

Penulis: Atmaja Riski
Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.