Penajam Paser Utara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) mendorong penguatan sumber daya manusia (SDM) sektor transportasi sebagai langkah strategis menghadapi perkembangan wilayah, khususnya dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).
Komitmen tersebut disampaikan Bupati PPU, Mudyat Noor, saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) SDM Transportasi Tahun 2026 yang digelar Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) di Redtop Hotel & Convention Center, Jakarta, pada 7–8 April 2026.
Menurut Mudyat, Rakornas ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas SDM di bidang perhubungan yang masih terbatas di daerah.
“Melalui Rakornas ini, diharapkan terjadi sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah, sehingga dapat mendukung peningkatan pelayanan publik serta pembangunan daerah yang lebih optimal,” ujarnya.
Ia menilai, kebutuhan SDM transportasi yang kompeten semakin mendesak seiring posisi strategis Kabupaten PPU sebagai pintu gerbang menuju IKN, baik melalui jalur darat, laut, maupun udara.
Rakornas SDM Transportasi 2026 dibuka oleh Kepala BPSDMP Suharto dan menghadirkan narasumber dari sejumlah kementerian, di antaranya Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PANRB. Kegiatan ini juga diisi dengan coaching clinic penyusunan dokumen kerja sama serta pengembangan kolaborasi lanjutan yang diikuti kepala daerah dan unsur teknis dinas perhubungan se-Indonesia.
Mengusung tema “Harmonisasi Kebijakan Pemenuhan SDM Transportasi untuk Penguatan Kinerja Pemerintah Daerah”, forum ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus meningkatkan kapasitas SDM transportasi di daerah.
Selain itu, kegiatan ini dinilai membantu pemerintah daerah dalam memetakan kebutuhan tenaga profesional di sektor perhubungan, baik dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) maupun tenaga teknis.
Dengan penguatan SDM yang terencana, diharapkan penataan transportasi di PPU dapat berjalan lebih optimal, mulai dari pengelolaan pelabuhan, terminal, hingga layanan transportasi lainnya, guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Mudyat menegaskan, keikutsertaan Pemkab PPU dalam Rakornas ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung program pengembangan SDM yang diinisiasi pemerintah pusat.
Ia juga menyatakan kesiapan daerah untuk berpartisipasi dalam program pembibitan taruna serta kerja sama pendidikan vokasi di bidang transportasi.
“Program pembibitan taruna di bawah Kementerian Perhubungan diharapkan dapat membantu daerah dalam menyiapkan putra-putri terbaik menjadi tenaga profesional di sektor transportasi,” tutupnya.
Penyunting: Robbi Lalat



