Penajam Paser Utara – Upaya memperkuat sinergi antara daerah penghasil sawit dan industri nasional terus dilakukan. Salah satunya melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) dan PT Krakatau Niaga Indonesia yang dilakukan di Jakarta.
Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Bupati Penajam Paser Utara (PPU) yang juga Ketua AKPSI, Mudyat Noor, bersama perwakilan manajemen PT Krakatau Steel melalui unit usahanya, PT Krakatau Niaga Indonesia.
Kerja sama ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi penyediaan produk hilir baja dan turunannya untuk mendukung berbagai program pembangunan. Termasuk program strategis nasional.
“Alhamdulillah pada hari ini kita dapat melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman antara AKPSI dan PT Krakatau Niaga Indonesia,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).
Melalui kerja sama tersebut, PT Krakatau Niaga Indonesia akan mendukung penyediaan bahan baku baja serta berbagai produk turunannya yang dapat dimanfaatkan dalam sejumlah program pemerintah. Di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan ekonomi masyarakat melalui program Koperasi Desa Merah Putih.
Ia menilai kolaborasi ini merupakan langkah penting untuk membangun sinergi antara daerah penghasil sawit dan industri nasional, khususnya dalam pemanfaatan produk baja bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan industri nasional dalam mendukung berbagai program pembangunan,” tegas Mudyat.
Ia menambahkan, produk baja dan turunannya sangat dibutuhkan dalam berbagai sektor pembangunan. Mulai dari pengembangan infrastruktur desa, penyediaan fasilitas pendukung program makan bergizi gratis, hingga penguatan sarana ekonomi masyarakat melalui koperasi desa.
Menurut Mudyat, Kabupaten Penajam Paser Utara sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) memiliki peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia industri.
” Kami berharap melalui kerjasama ini akan meningkatkan pendapatan bagi daerah kita yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan seluruh Masyarakat khususnya di kabupaten PPU,” ungkapnya.
Melalui nota kesepahaman ini diharapkan terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, asosiasi kabupaten penghasil sawit, dan industri nasional dalam mendukung berbagai program pembangunan serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim serta jajaran direksi PT Krakatau Steel. Bupati PPU didampingi Kepala Dinas PUPR Muhajir, Kepala Dinas Pertanian Andi Trasodiharto, Sekretaris Bapelitbang PPU Arief, Kabag Humas Tamrin, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama PT Krakatau Steel, Deidin Agung Sapta Noviawan, menyatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pembangunan nasional sekaligus memperluas pemanfaatan produk baja dalam berbagai sektor strategis.
Ia menjelaskan bahwa pihaknya siap mendukung kebutuhan produk baja dan turunannya yang diperlukan dalam implementasi program MBG maupun pengembangan koperasi desa.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperluas pemanfaatan produk baja nasional. Kami berharap kolaborasi dengan AKPSI dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
Penyunting: Robbi Lalat



