Masjid Negara IKN Jadi Pusat Kegiatan Ramadan, Ada Bazar hingga Pengajian Gen Z

NUSANTARA – Ramadan 1447 Hijriah terasa istimewa di Ibu Kota Nusantara (IKN). Otorita IKN menyiapkan sedikitnya delapan agenda utama untuk menyemarakkan bulan suci di Masjid Negara IKN yang baru rampung dibangun.

Deputi Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyampaikan bahwa sepanjang Ramadan masjid kebanggaan di jantung ibu kota baru itu akan menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.

“Ada bazar hingga pengajian untuk Gen Z,” ujar Alimuddin di Masjid Negara IKN, kemarin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, delapan agenda tersebut meliputi salat lima waktu dan tarawih berjamaah, kultum tarawih dan ba’da subuh, pembagian takjil, peringatan malam Nuzulul Qur’an, talkshow pengajian majelis taklim muslimah, talkshow pengajian Gen Z, bazar Ramadan, hingga kegiatan ngabuburit. Puncaknya akan digelar salat Idulfitri berjamaah.

Untuk takjil, Otorita IKN menyiapkan sedikitnya 700 paket setiap hari, menyesuaikan kondisi dan jumlah jemaah.

“Agenda-agenda itu untuk umum. Semua boleh datang, boleh ikut, silakan berjamaah,” tegas mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Penajam Paser Utara tersebut.

Meski terbuka untuk umum, Alimuddin mengingatkan masyarakat agar menjaga sikap serta mematuhi prosedur tetap selama berada di area masjid.

Baca Juga:   Masuki Musim Rawan Karhutla, DPKP PPU Perkuat Kesiapsiagaan Personel

“Masjid ini pengelolaannya di bawah Masjid Istiqlal, tentu protapnya mengikuti sana. Jadi patut kita jaga bersama, baik fasilitas masjid maupun sikap kita,” pesannya.

Masjid Negara IKN yang dibangun dengan anggaran lebih dari Rp940 miliar itu telah menggelar salat tarawih perdana pada 17 Februari 2026 atau 1 Ramadan 1447 H. Sekitar 700 jemaah dari berbagai daerah di Kalimantan Timur memadati ruang salat utama hingga lantai mezanin.

Salat tarawih tersebut turut dihadiri Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono beserta jajaran. Imam salat dipimpin Imam Istiqlal, Martomo Malaing.

Pada hari kedua Ramadan, Menteri Agama Nasaruddin Umar dijadwalkan hadir langsung untuk mengikuti salat tarawih berjamaah sekaligus menyampaikan tausiyah.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor: Agus S

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.