PPU – Aksi pencurian di wilayah Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), kembali marak dalam sepekan terakhir. Hanya berselang tiga hari, dua kejadian terjadi di lokasi berbeda, mulai dari konter handphone hingga toko yang menjual tabung gas melon.
Peristiwa pertama terjadi di sebuah konter handphone milik Fery, warga Desa Bukit Raya. Rekaman aksi pencurian yang terjadi pada dini hari itu sempat beredar luas di media sosial pada 5 Februari 2026.
Dalam rekaman Closed-Circuit Television (CCTV), pelaku terlihat masuk ke dalam konter dan menggasak puluhan unit handphone dari etalase kaca dan laci meja. Kejadian berlangsung sekitar pukul 02.55 WITA.
“Dua puluh dua kah dua puluh empat gitu, ndak ingat pak. Bawa karung malingnya,” ujar Hendro, adik pemilik konter.
Akibat kejadian tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah. Rekaman CCTV sempat dibagikan oleh sejumlah akun warga Sepaku sebelum akhirnya dihapus.
Berselang tiga hari, kasus pencurian kembali terjadi. Kali ini menimpa sebuah toko di jalan poros Desa Tengin Baru. Aksi pencurian berlangsung sekitar pukul 18.34 WITA dan juga terekam kamera pengawas.
Pelaku diketahui menggasak sejumlah tabung gas LPG ukuran 3 kilogram. Informasi kejadian tersebut diunggah salah satu anggota keluarga pemilik toko melalui akun media sosialnya.
“Maling tabung gas siapa tau ada yang mau jaul cirinya motor metic sejenisnya lampu rem variasi hijau. Pencurian TKP (tempat kejadian perkara) Sepaku 3 Poros,” tulis Vias Bagus.
Saat dikonfirmasi, Vias menjelaskan kondisi saat kejadian berlangsung. “Ditinggal ke belakang sebentar katanya (saat kejadian),” terangnya.
Maraknya pencurian di Sepaku disebut bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa waktu terakhir, aksi serupa kerap muncul dengan jeda tiga hingga lima hari. Sasaran pelaku umumnya tempat usaha, kantin sekolah, tabung gas, sepeda motor jenis trail, hingga handphone di konter.
Kapolsek Sepaku, AKP Syarifuddin, saat dikonfirmasi Media Kaltim, Selasa (9/2/2026), membenarkan pihaknya sudah turun ke lokasi pencurian konter HP di Bukit Raya. Namun, penyelidikan terkendala belum adanya laporan resmi dari korban.
“Yang bersangkutan menginformasikan begitu,” sebut Kapolsek, merujuk pada keterangan bahwa pemilik konter memilih mengikhlaskan kejadian tersebut.
Untuk kasus pencurian tabung gas di Tengin Baru, pihak kepolisian juga telah memantau informasi yang beredar, termasuk rekaman di media sosial. Namun hingga kini, laporan resmi dari korban juga belum diterima.
“Kami lihat juga rekaman aksi itu di media sosial, tapi, belum ada laporan dari yang bersangkutan (korban) sebagai dasar kami melakukan penyelidikan,” terang Kapolsek.
Ia menambahkan, Polsek Sepaku sebelumnya telah beberapa kali menangani kasus pencurian, mulai dari tabung gas hingga besi di lokasi proyek Ibu Kota Nusantara (IKN). Sejumlah pelaku yang diamankan diketahui merupakan warga Sepaku dan sekitarnya.
Pewarta: Atmaja Riski
Penyunting: Robbi Lalat



