Tanggap Darurat, Jembatan Bailey Siap Dipasang di Patok 52 Desa Suka Raja

NUSANTARA – Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV menindaklanjuti keluhan warga Desa Suka Raja terkait jembatan rusak di RT 24, perbatasan RT 25, Patok 52 (kanan) Desa Suka Raja, Kecamatan Sepaku. Jembatan yang menjadi akses utama warga itu akan segera digantikan dengan jembatan Bailey yang berasal dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Kepala Unit Pengelola Prasarana Pengendalian Banjir BWS Kalimantan IV, Richard Arief mengatakan, jembatan Bailey yang dikirim ke Suka Raja merupakan langkah tanggap darurat.

“Untuk yang kita pasang di Suka Raja ini, ada satu jembatan Bailey yang diturunkan. Jadi yang kita lakukan ini hanya sekedar untuk tanggap daruratnya dulu,” terang Arief di lokasi, Selasa (13/1/2026) malam.

Dikatakan, pihaknya belum dapat memastikan jembatan ini akan dibangun secara permanen atau sebaliknya. Namun, tetap ada tindak lanjut sesuai dengan prosedur.

“Jadi yang kita lakukan utama yaitu adalah kegiatan tanggap daruratnya,” lanjutnya.

Rangka Bailey tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 Wita, dan diturunkan dari truk menggunakan eksavator pada pukul 21.20 Wita. Proses perakitan dijadwalkan berlangsung Rabu (14/1/2026) dengan dukungan enam orang teknisi dari Nova Group. Setelah perakitan selesai, jembatan lama akan dibongkar dan badan kali yang menyempit akibat runtuhan akan dibersihkan.

Baca Juga:   Upacara Kemerdekaan Ke-78 RI di PPU, Semangat Persatuan Dukung IKN

“Kami usahakan cepat, Pak. Insya Allah satu hari selesai. Yang lama proses ngelasnya,” terangnya di lokasi.

Jembatan Bailey yang akan dipasang memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar 6 meter, menggunakan plat dek, serta baut yang dipasang dengan kunci impact dan daya genset 10.000 Watt.

Foto: Petugas BWS Kalimantan IV menurunkan rangka jembatan Bailey di Desa Suka Raja, Kecamatan Sepaku, Selasa (13/1/2026) malam. (Atmaja/MKNN)

Arief menambahkan, pekerjaan ini melibatkan koordinasi dengan Bina Marga dan OIKN untuk memastikan kelancaran proses tanggap darurat.

“Jadi di sini kita saling kerja sama untuk penanggulangan bencana atau terkait jembatan atau akses yang putus,” tegasnya.

Ketua RT 24 Narimo, bersyukur dengan datangnya Bailey ke lokasi. “Kami menunggu sedari tadi, sesuai yang dijanjikan OIKN kemarin,” tuturnya di lokasi.

Senada, Ketua RT 25 Waras Rahmad Abdillah yang intens di lokasi mengaku senang. “Kami warga di sini gembira sekali, akhirnya ada solusi walaupun sifatnya sementara. Terimakasih untuk semua pihak,” seru lelaki yang akran disapa Sableng ini.

Pewarta: Atmaja Riski
Editor : Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.