Awali 2026, Lebih 1.100 ASN Otorita IKN Ikuti Apel Perdana di KIPP Nusantara

NUSANTARA – Mengawali tahun 2026, lebih dari 1.100 pegawai Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) mengikuti apel perdana yang dipimpin langsung Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono. Apel digelar di Multifunction Hall Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin (5/1/2026).

Apel perdana tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan kelembagaan sekaligus menyatukan langkah aparatur sipil negara (ASN) Otorita IKN dalam mengawal transformasi Nusantara sebagai pusat pemerintahan Indonesia yang ditargetkan berfungsi pada 2028.

Dalam arahannya, Basuki menekankan pentingnya solidaritas, kedisiplinan, dan kesamaan visi seluruh pegawai dalam mendukung pembangunan IKN sebagai kota masa depan. Ia menegaskan bahwa pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga pada transformasi sumber daya manusia aparatur.

“Arah besar menuju tahun 2028, IKN bukan hanya sekadar ibu kota baru bagi kita. Namun, sesuai dengan judul kita hari ini, IKN menuju 2028 transformasi ASN dan kota masa depan,” tegas Basuki di hadapan peserta apel.

Ia juga menyoroti peran strategis generasi muda dalam proses pemindahan dan penguatan fungsi pemerintahan di IKN. Menurutnya, ASN muda diharapkan menjadi motor perubahan sekaligus penggerak budaya kerja baru yang adaptif dan profesional.

Baca Juga:   Pemkab PPU Gelar Sosialisasi Pengukuran Indeks Kualitas Kebijakan

“ASN muda harus menjadi fokus pemindahan di IKN. Generasi muda harus jadi motor perubahan. Pembangunan IKN bukan hanya tentang bangunan baru, namun juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. Untuk itu, IKN akan menjadi ekosistem pemerintahan dan kehidupan kota yang benar-benar baru untuk Indonesia,” lanjutnya.

Basuki menegaskan bahwa keberadaan IKN juga harus memberi dampak langsung bagi masyarakat sekitar, baik melalui peluang ekonomi, keterlibatan lokal, maupun pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Apel perdana ini menjadi penanda awal komitmen Otorita IKN dalam menyatukan langkah seluruh pegawai untuk mengawal pembangunan ibu kota negara yang modern, berkelanjutan, dan berorientasi pada pelayanan publik, seiring dengan tahapan menuju berfungsinya Nusantara sebagai pusat pemerintahan nasional pada 2028.

Penulis: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.