Tabligh Akbar Warnai HUT ke-44 Desa Girimukti, Ketum PBNU Sampaikan Pesan Persatuan

PPU – Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-44 Desa Girimukti, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, Senin malam (5/1/2026). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Girimukti Festival 2026 ini dihadiri ratusan warga dari Desa Girimukti dan wilayah sekitar.

Tabligh Akbar yang dimulai sekitar pukul 20.00 Wita tersebut menghadirkan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Dr K.H. Zulfa Mustofa, sebagai penceramah utama. Dalam tausiahnya, ia mengajak masyarakat menjadikan momentum hari jadi desa sebagai sarana memperkuat keimanan, persatuan, dan semangat membangun desa.

“Pembangunan desa tidak hanya soal fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan akhlak dan kebersamaan. Jika nilai-nilai keagamaan kuat, maka persatuan masyarakat akan kokoh dan desa akan lebih mudah maju,” ujarnya di hadapan jamaah.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga harmoni sosial di tengah perubahan zaman, terutama bagi desa-desa yang berada di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kemajuan harus dibarengi dengan sikap saling menghormati, toleransi, dan kepedulian sosial. Inilah kekuatan masyarakat desa yang harus terus dijaga,” tambahnya.

Baca Juga:   DP3AP2KB PPU Dorong Adanya Bimtek Sistem Kearsipan Digital

Tabligh Akbar ini berlangsung hingga malam hari dengan suasana tertib dan penuh kekhidmatan. Kegiatan tersebut menjadi salah satu puncak rangkaian Girimukti Festival 2026 serta diharapkan mampu memperkokoh persatuan masyarakat dalam mendukung pembangunan Desa Girimukti secara berkelanjutan.

Kepala Desa Girimukti, Hendro Jatmiko Sormin, mengatakan bahwa Tabligh Akbar tersebut menjadi bagian penting dalam peringatan HUT ke-44 Desa Girimukti, sekaligus sebagai upaya memperkuat karakter masyarakat.

“Kami ingin peringatan hari jadi desa tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberi manfaat spiritual bagi masyarakat. Tabligh Akbar ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai keagamaan warga,” kata Hendro.

Menurutnya, tema “Girimukti Tangguh” yang diusung pada peringatan HUT ke-44 mencerminkan tekad pemerintah desa dan masyarakat untuk bergerak bersama membangun desa yang taat, adaptif, unggul, dan humanis.

“Dengan kebersamaan dan doa seluruh masyarakat, kami berharap Desa Girimukti semakin kuat, mandiri, dan mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan,” tutupnya.

Pewarta: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.