HUT ke-44 Girimukti, Pemkab PPU Dorong Desa Lebih Mandiri dan Berdaya Saing

PPU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) menegaskan desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU, Tita Deritayati, yang menilai desa kuat adalah kunci daerah yang berdaya saing.

Menurut Tita, usia 44 tahun menunjukkan kematangan Desa Girimukti dalam membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai peringatan hari jadi desa seharusnya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata.

“Momentum hari jadi hendaknya menjadi refleksi atas apa yang telah dicapai sekaligus penyemangat untuk melangkah ke depan membangun desa yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya.

Ia mengapresiasi pelaksanaan festival desa dalam rangka HUT ke-44 Girimukti di Lapangan Kidulan Strat 1 Desa Girimukti yang dinilai mampu menyatukan masyarakat sekaligus melestarikan seni dan budaya lokal. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi warga melalui keterlibatan pelaku UMKM.

Prosesi pemotongan tumpeng dalam HUT Ke-44 Desa Girimukti. (Deddy/MKNN)

Tema “Gerak Bersama Membangun Desa Girimukti Taat, Adaptif, Unggul dan Humanis” dinilai sejalan dengan semangat pembangunan desa berkelanjutan yang terus didorong oleh pemerintah daerah.

Baca Juga:   Nusantara Food Festival Hidupkan Akhir Pekan di Kawasan Inti IKN

Tita menambahkan, kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemerintah kabupaten menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa. Ia berharap inovasi dan kreativitas desa seperti festival budaya dapat terus dikembangkan agar potensi lokal semakin dikenal luas.

“Capaian Desa Girimukti hari ini tentu tidak terlepas dari peran para pendahulu, tokoh desa, dan seluruh masyarakat yang terus menjaga persatuan serta kebersamaan,” ungkapnya.

Dengan semangat kebersamaan yang kuat, Desa Girimukti diharapkan mampu menjadi contoh desa yang maju, berdaya saing, serta memiliki ketahanan sosial dan ekonomi di PPU

“Desa adalah pusat pembangunan. Jika desa kuat, maka daerah juga akan kuat,” pungkasnya.

Pewarta: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.