BERAU – Keterlambatan penanganan berbagai persoalan infrastruktur di kampung dinilai masih kerap terjadi akibat minimnya komunikasi antara pemerintah kampung dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Hal ini diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Berau, Ichsan Rapi.
Ia menekankan pentingnya komunikasi yang aktif antara kepala kampung dengan pemerintah daerah, sehingga tidak selalu bergantung pada forum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).
“Dinamika permasalahan di kampung sering berubah. Apalagi terkait infrastruktur. Jadi tidak bisa berharap pada musrenbang saja,” katanya.
Ia juga menegaskan beberapa kendala infrastruktur seperti kerusakan jalan, jembatan, maupun fasilitas umum lainnya sering terlambat ditangani karena informasi dari kampung masuk terlalu lambat.
Padahal, kata dia, dengan komunikasi yang intensif, pemerintah dapat segera mengidentifikasi persoalan dan menentukan langkah penanganan sesuai tingkat urgensinya.
“Saya berharap pola koordinasi yang proaktif dapat diterapkan seluruh kepala kampung, sehingga kebutuhan masyarakat bisa lebih cepat ditangani dan pembangunan di tingkat dasar berjalan lebih efektif,” tutupnya.
Penulis: (Srn)



