SAMARINDA – Musibah kerap terjadi di Kaltim. Tak bisa dihindari, hanya bisa berbenah, diambil hikmahnya dan membangun kembali. Terkini, Peristiwa tanah longsor terjadi di Jalan Gerilya, Gang Keluarga, RT 102, dengan enam orang menjadi korban, salah satunya meninggal dunia.
Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat, termasuk Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis. Ananda, yang juga berdomisili di Jalan Gerilya, menyampaikan belasungkawa dan rasa empati yang mendalam kepada para korban dan keluarga yang terdampak.
Menurutnya, curah hujan tinggi yang melanda Samarinda belakangan ini membuat tebing-tebing tanah di sejumlah wilayah menjadi rentan longsor. “Melihat respons masyarakat dalam proses evakuasi sangat luar biasa. Warga bergotong royong membantu para korban,” ujarnya.
Ananda juga menyampaikan rasa lega atas kerja keras masyarakat yang, dalam waktu kurang dari 24 jam, berhasil menemukan jasad korban yang sempat tertimbun. Ia berharap keluarga korban diberi kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Setiap tahun, ada alokasi anggaran tak terduga yang bisa digunakan untuk membantu korban bencana, seperti yang terjadi kemarin,” tambah politisi dari PDI Perjuangan itu.
Lebih jauh ia menerangkan, sebenarnya kepedulian akan sesama, begitu kental di Kaltim. Di banyak daerah lainnya, kepedulian itu juga terasa bila ada yang tertimpa musibah.
Pewarta: K. Irul Umam
Editor: Agus S



