Ratusan Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Polres PPU

PPU – Ratusan warga memadati dua lokasi pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Polres Penajam Paser Utara (PPU) bersama Perum Bulog Kabupaten PPU pada Rabu (27/8/2025).

Kegiatan bertema “Polri untuk Masyarakat” ini menjadi salah satu wujud kepedulian Polri dalam membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau di tengah fluktuasi harga pasar.

GPM berlangsung di halaman Kantor Lurah Petung dan halaman Kantor Desa Girimukti, Kecamatan Penajam. Di Kantor Lurah Petung, tersedia beras SPHP sebanyak 1.025 kilogram atau 205 sak kemasan 5 kilogram, dijual seharga Rp62.000 per sak. Seluruh stok ludes terjual dalam waktu singkat.

Di Kantor Desa Girimukti, stok yang disediakan mencapai 1.000 kilogram atau 200 sak kemasan 5 kilogram, juga dengan harga Rp62.000 per sak, dan habis diborong warga.
Secara keseluruhan, GPM kali ini menyalurkan 2.025 kilogram beras (405 sak kemasan 5 kilogram) kepada sekitar 215 warga di Kabupaten PPU.

Warga menyambut positif kegiatan ini karena harga beras yang ditawarkan lebih murah dibanding harga pasar, namun dengan kualitas medium yang baik. Mereka pun menyampaikan terima kasih kepada Polres PPU dan Bulog atas inisiatif menghadirkan beras murah.

Baca Juga:   Pemkab PPU Dorong Pelaku UMKM Gunakan Perlindungan Kreativitas Lewat HaKI

Selain membantu kebutuhan warga, GPM juga bertujuan menjaga stabilitas harga beras, mendukung program ketahanan pangan pemerintah, serta mencegah inflasi di Kabupaten PPU.

Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan penuh personel Polres PPU dan Polsek Penajam, berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai sekitar pukul 10.30 WITA.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, melalui Kasat Binmas Polres PPU AKP Bambang Purwanto menegaskan GPM adalah wujud nyata sinergitas Polri dan Bulog.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah bentuk kepedulian Polri agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ujarnya.

Polres PPU berkomitmen untuk terus menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Melalui kerja sama dengan Bulog dan pemangku kepentingan lainnya, GPM diharapkan dapat digelar berkelanjutan demi kesejahteraan warga.

“Dengan hadirnya GPM, diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjaga stabilitas harga beras di wilayah Kabupaten PPU,” pungkas Bambang.

Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.