Presiden Prabowo Luncurkan Sekolah Rakyat di IKN, Target Tingkatkan Literasi 40 Persen

NUSANTARA – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak hanya difokuskan pada infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkah strategisnya adalah peluncuran Sekolah Rakyat oleh Presiden Prabowo Subianto, yang ditujukan untuk memberi akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus memutus rantai kemiskinan.

Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara dan juga selaku Staff Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw mengungkapkan, Otorita IKN telah menjalankan program ini di delapan sekolah dasar di sekitar wilayah delineasi IKN. Selama enam bulan terakhir, evaluasi menunjukkan peningkatan kemampuan literasi siswa sebesar 30–40 persen, berdasarkan assessment berkala kemampuan membaca dan memahami teks.

Selain literasi dan numerasi, penguasaan bahasa asing menjadi perhatian utama. Otorita IKN menginisiasi Hi5 Club, sebuah program pembudayaan bahasa Inggris yang dilaksanakan setiap Jumat. Program ini memberikan ruang interaktif bagi siswa dan masyarakat untuk berlatih percakapan, memperkaya kosakata, dan meningkatkan kepercayaan diri menggunakan bahasa Inggris. Langkah ini diambil untuk mempersiapkan siswa agar mampu berperan aktif dalam mendukung IKN sebagai kota dunia untuk semua, di mana keterbukaan terhadap budaya dan bahasa internasional menjadi kebutuhan strategis.

Baca Juga:   Raup Muin Harapkan Pembangunan PPU Dapat Beriringan dengan Progres IKN

Troy Pantouw menyampaikan semangat Sekolah Rakyat selaras dengan visi besar IKN untuk membangun manusia yang unggul, inklusif, dan berdaya saing.

“Semangat Sekolah Rakyat selaras dengan visi IKN untuk membangun manusia yang unggul, inklusif, dan berdaya saing. Saat ini kami bersama Tanoto Foundation melakukan assessment untuk mengembangkan program selanjutnya di gugus dua dan tiga. Melalui peningkatan kualitas pendidikan inilah kami memastikan manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Otorita IKN akan terus memperkuat program pengembangan masyarakat dengan mengintegrasikan literasi, numerasi, dan penguasaan bahasa internasional sebagai pilar pembangunan manusia.

 

Sejalan dengan semangat Sekolah Rakyat, langkah ini memastikan masyarakat sekitar IKN tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga aktor penting yang berkontribusi pada terwujudnya Nusantara sebagai ibu kota modern, terbuka, dan berdaya saing global.

“Nusantara adalah kota inklusif, kami mengajak dan mengundang berbagai pihak untuk turut bersama-sama membangun pendidikan bermutu dan lulusan yang unggul di Nusantara, sehingga secara bertahap diharapkan dapat menghasilkan sekolah yang berdampak positif pada berbagai aspek karakter pribadi, sosial, ekonomi, kultur dan berbagai hal lainnya,” ujar Troy Pantouw.

Baca Juga:   Tol IKN Direncanakan Dibuka Lebih Awal saat Lebaran

Pewarta : Robbi Syai’an
Editor : Nicha R

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.