Digitalisasi Retribusi di PPU Resmi Diluncurkan, Pelayanan Publik Kini Lebih Efisien

PPU – Komitmen Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menuju tata kelola keuangan yang transparan dan modern kembali ditegaskan melalui peluncuran sistem digitalisasi retribusi jasa kepelabuhanan dan pasar. Sistem ini diluncurkan secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten PPU bekerja sama dengan Bankaltimtara dalam acara Soft Launching Integrasi Retribusi di UPT Pelabuhan Buluminung, Benuo Taka, Senin (4/8/2025).

Bupati PPU Mudyat Noor, secara resmi membuka acara peluncuran. Ia menegaskan bahwa digitalisasi retribusi bukan sekadar inovasi teknis, melainkan bagian dari visi besar membangun ekosistem ekonomi digital dan pemerintahan yang adaptif.

“Kami ingin menghadirkan pelayanan publik yang adaptif terhadap zaman. Sistem retribusi digital ini adalah langkah nyata untuk memperkuat efisiensi, mencegah kebocoran, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PPU Alimuddin yang menyampaikan bahwa Pelabuhan Buluminung telah beroperasi sejak 2016 dan melayani rata-rata 6.000 kendaraan per bulan, termasuk aktivitas bongkar muat batu bara, CPO, dan material bangunan.

Menurutnya, sistem manual yang selama ini diterapkan memiliki banyak tantangan, terutama dalam aspek administratif.

Baca Juga:   Bupati PPU Resmi Buka Gelaran MTQ PP Ke-18

“Digitalisasi melalui kerja sama dengan Bankaltimtara adalah solusi untuk menciptakan sistem yang terintegrasi, cepat, dan akuntabel—termasuk penggunaan QRIS dalam pembayaran,” ungkap Alimuddin.

Acara dilanjutkan dengan prosesi pengguntingan pita sebagai penanda dimulainya sistem digital baru. Peluncuran ini disaksikan langsung oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan Bankaltimtara, serta ditutup dengan sesi foto bersama.

Peluncuran ini menjadi tonggak penting bagi Kabupaten PPU dalam upaya membangun sistem pengelolaan keuangan daerah yang efisien, transparan, dan berbasis teknologi. Sebuah langkah konkret dalam menyongsong masa depan sebagai kabupaten digital yang responsif terhadap perkembangan zaman.

Sejumlah tokoh penting hadir dalam kegiatan ini, antara lain Direktur Kredit Bankaltimtara Siti Aisyah, Ketua DPRD PPU Raup Muin, Dandim 0913 PPU Letkol Inf Andika Ganesa Sakti, Kajari PPU Devi Love Marbuhal Oktaria Hutapea, Ketua PA PPU Fatturidlo Al Ghany, serta para pimpinan OPD dan tokoh masyarakat lainnya.

Hadir dalam acara ini berbagai unsur pimpinan daerah, termasuk perwakilan Polres PPU yang diwakili Kasat Polairud Iptu Abiyantoro, mewakili Kapolres AKBP Andreas Alek Danantara. Kehadiran aparat kepolisian ini menunjukkan dukungan terhadap upaya pemerintah daerah dalam mendorong efisiensi dan transparansi layanan publik berbasis digital.

Baca Juga:   Pastikan Kesiapan 17-an, Komisi VII DPR RI Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan di IKN

Dukungan juga disampaikan oleh Kasat Polairud Polres PPU Iptu Abiyantoro. Ia menegaskan bahwa institusinya siap bersinergi dalam pengawasan dan penegakan hukum di sektor pelabuhan yang telah menerapkan sistem digital.

“Langkah digitalisasi ini akan sangat berdampak dalam mendukung tata kelola yang bersih. Kami dari Polres PPU siap mendukung dari sisi keamanan, transparansi, dan pengawasan sesuai tugas dan kewenangan yang diamanatkan,” ujarnya.

Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.