PPU – Riuh sorak penonton memuncaki malam penutupan Turnamen Voli Petung Sehat Cup 2025 yang berlangsung meriah di Lapangan Putri Petung, Kelurahan Petung, Sabtu (2/8/2025). Kompetisi yang telah bergulir sejak akhir Juni ini resmi berakhir dengan laga final yang penuh semangat, mempertemukan tim-tim terbaik dalam atmosfer penuh sportivitas.
Di kategori putri, Queen Nusantara sukses keluar sebagai juara pertama usai mengalahkan Pemaluan A di partai final. Sementara GMC Putri menempati posisi ketiga. Untuk kategori putra, PPC Petung menjadi kampiun setelah menundukkan Bhayangkara Presisi, disusul MC Labangka sebagai juara ketiga.
Turnamen ini diikuti oleh 16 tim putra dan 16 tim putri sejak 25 Juni 2025. Kolaborasi antara Karang Taruna Petung dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Petung ini mendapat sambutan luar biasa dari warga, baik sebagai peserta maupun penonton.
Ketua panitia harian, Danar Adtya (Mas Danar), menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan ini. “Turnamen ini bukan hanya ajang olahraga, tapi juga untuk mempererat silaturahmi dan membangun semangat sehat bersama,” kata Mas Danar.

Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin, yang hadir langsung dalam partai final, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif warga dan panitia.
“Kami baru tahu malam ini bahwa turnamen ini juga berdampak pada perputaran ekonomi lokal, termasuk pelaku UMKM. Ini sangat membanggakan,” kata Waris.
Turnamen ini diharapkan bisa terus berlanjut dengan dukungan penuh dari seluruh pihak, sekaligus memperkuat sektor olahraga, ekonomi lokal, dan kebersamaan sosial di Kabupaten PPU.
“InsyaAllah pemerintah daerah siap mendukung. Kami akan ajak panitia berdiskusi agar turnamen ini bisa dianggarkan resmi dan jadi agenda tahunan, bahkan ada piala bergilir,” tambahnya.

Atmosfer turnamen yang semarak, ditambah kehadiran tokoh masyarakat seperti Wakil Ketua II DPRD PPU, Andi Yusuf, Kapolres PPU, AKBP Andreas Alex Danantara serta Anggota DPRD Jhon Kenedy dan Desmon Hariman Sormin, menjadikan Petung Sehat Cup 2025 lebih dari sekadar kompetisi olahraga—ia menjadi simbol semangat kolektif warga untuk maju bersama.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alex Danantara juga memuji semangat masyarakat dan berharap turnamen seperti ini bisa diperluas.
“Kegiatan seperti ini harus rutin, bahkan bukan hanya voli, tapi juga cabang olahraga lain. Ini cara mengajak masyarakat hidup sehat, khususnya generasi muda,” ujarnya.
Selain itu, demi terus menghidupkan semangat olahraga serupa, Polres PPU memastikan akan terus menlanjutkan kompetisi serupa di PPU ke depannya.
“Kami bangga tim Bhayangkara Presisi bisa meraih juara dua. Ke depan kami juga berencana gelar turnamen terbuka dalam rangka HUT Polri,” ucapnya.
Dukungan juga datang dari Wakil Ketua II DPRD PPU, Andi Yusuf, yang mendorong agar pemerintah daerah dan induk organisasi olahraga memberikan perhatian lebih.
“Turnamen ini membuktikan olahraga bisa jadi wadah silaturahmi dan prestasi. Ke depan harus didorong menjadi open tournament agar lebih kompetitif dan membawa nama PPU ke tingkat provinsi dan nasional,” ujar Andi Yusuf.
Lurah Petung, Achmad Fitriady, menyebut turnamen ini sebagai cerminan semangat gotong royong warga yang patut diapresiasi dan dipertahankan. Ia berharap turnamen ini bisa terus berlanjut.
Ia memastikan akan selalu siap mendukung, baik dalam bentuk fasilitas maupun kolaborasi dengan pihak terkait. “Kami dari pihak kelurahan sangat bangga karena kegiatan ini murni dari inisiatif masyarakat, khususnya anak-anak muda di Karang Taruna. Ini bukti bahwa partisipasi warga begitu tinggi dalam membangun ruang kebersamaan melalui olahraga,” ucap Fitriady.
Pewarta: Robbi Lalat



