TENGGARONG – Pelepasan balon merah putih di halaman SDN 028 Tenggarong menjadi penanda dimulainya program vaksinasi dengue di Kutai Kartanegara (Kukar). Kegiatan ini disaksikan langsung oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim), serta diikuti ratusan siswa dari kelas 1 hingga 6 yang secara bergiliran menjalani vaksinasi.
SDN 028 menjadi lokasi pembuka, disusul SDN 001, SDN 003, dan SDN 011 Tenggarong, sementara SDN 037 ditetapkan sebagai lokasi cadangan. Program ini merupakan kelanjutan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltim setelah pelaksanaan sukses di Balikpapan dan Samarinda.
Kukar sendiri mendapat alokasi 3.116 dosis vaksin dengue secara gratis, yang menyasar 1.556 anak dengan masing-masing menerima dua dosis dalam rentang waktu tiga bulan.
“Kita berharap ini berjalan dengan baik. Sebelumnya sudah dilakukan sosialisasi agar ada dukungan dari orang tua terhadap vaksin ini,” ujar Asisten III Setkab Kukar, Dafip Haryanto, Rabu (23/7/2025).
Pemilihan Kukar sebagai daerah penerima vaksinasi dengue karena tren kasus DBD yang terus meningkat setiap tahunnya. Melalui intervensi ini, Pemkab Kukar berharap terjadi penurunan signifikan terhadap jumlah kasus dan kematian akibat DBD.
Sementara itu, Plt Kepala Dinkes Kukar, Kusnandar, menyampaikan bahwa vaksin dengue termasuk kategori vaksinasi pilihan, bukan program wajib, sehingga biasanya memerlukan biaya jika dilakukan secara mandiri. Namun untuk program ini, vaksin diberikan secara gratis.
“Ini vaksin pilihan, bukan program. Jadi berbayar. Tapi saat ini kita gratiskan, karena mengingat kasus DBD selalu ada, bahkan ada yang berujung kematian,” jelas Kusnandar.
Ia juga menegaskan, selain menjaga kebersihan lingkungan, vaksinasi merupakan langkah strategis untuk mencegah penyebaran DBD.
“Vaksin ini adalah pelindung. Sekarang kita menguatkan masyarakat dengan vaksinasi ini,” tutup Kusnandar.
Dengan program ini, Kukar menunjukkan keseriusannya dalam menekan angka kasus DBD dan memperkuat sistem imun masyarakat sejak dini. (ADV)
Editor: Agus S



