TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus menggencarkan sosialisasi pencegahan radikalisme dan penguatan nasionalisme di sejumlah kecamatan. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya membentengi masyarakat dari paham-paham ekstrem yang dapat mengganggu stabilitas daerah.
“Ini sebenarnya bagian dari cara kita dalam upaya menangkal radikalisme dan memperkuat nasionalisme. Sosialisasi ini kami lakukan setiap tahun, meskipun tidak di semua kecamatan karena keterbatasan anggaran,” ungkap Kepala Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti, Jumat (11/7/2025).
Sosialisasi tersebut menyasar berbagai elemen masyarakat, mulai dari kepala desa, ketua RT, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga pelajar. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman mengenai bahaya radikalisme, terorisme, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Memang semua sudah tahu pentingnya kebangsaan, tapi kami harus lakukan secara kontinyu agar nilai-nilai cinta tanah air tidak terlupakan,” tambah Rinda.
Selain sebagai sarana edukasi, sosialisasi ini juga menjadi ruang dialog antara Kesbangpol dan tokoh masyarakat untuk memperkuat sinergi menjaga kerukunan dan keamanan wilayah.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi infiltrasi paham radikal, sekaligus memperkuat semangat nasionalisme sebagai fondasi pembangunan daerah. (ADV)
Editor: Robbi



