Pemkab PPU Kembali Gelar Lomba Camat Berprestasi 2025, Dorong Inovasi Pelayanan

PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menggelar Lomba Camat Berprestasi tingkat kabupaten tahun 2025, sebagai bentuk dorongan terhadap inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setkab PPU, Nicko Herlambang, di Kantor Bupati PPU, Jumat (25/7/2025).

Nicko menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan agenda tahunan tersebut dan berharap lomba ini menjadi program rutin yang konsisten dilaksanakan setiap tahun.

“Kalau tidak ada kegiatan seperti ini, kurang terasa gregetnya. Harapan kami, camat terbaik nantinya tidak hanya berprestasi di tingkat kabupaten, tetapi bisa mewakili PPU hingga ke tingkat provinsi, bahkan nasional,” ujar Nicko.

Ia menegaskan bahwa lomba ini bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah untuk memacu semangat para camat dalam berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Lomba ini menjadi motivasi untuk para camat agar bisa terus berkreasi dan berkontribusi positif di wilayah kerjanya masing-masing,” tambahnya.

Melalui lomba ini, Pemkab PPU berharap dapat memacu semangat camat se-PPU untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat. Lomba ini menjadi wujud nyata komitmen daerah dalam memperkuat pemerintahan dari tingkat paling dekat dengan rakyat.

Baca Juga:   129 Pegawai Kemendikdasmen Siap Bertugas di IKN Mulai Akhir 2025

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba yang juga Kabag Pemerintahan Setkab PPU, Muhtar, menjelaskan bahwa penilaian dilakukan secara ketat, objektif, dan transparan, dengan melibatkan tim juri dari berbagai instansi terkait.

“Tim juri berasal dari DPMD, Bapelitbang, BKAD, Satpol PP, serta Tim Penggerak PKK Kabupaten. Mereka akan menilai secara menyeluruh, dari sisi administrasi hingga implementasi program di lapangan,” jelasnya.

Ia memaparkan bahwa proses penilaian terdiri atas tiga tahapan utama: penilaian dokumen administrasi, presentasi program unggulan oleh camat, dan observasi serta verifikasi lapangan.

Muhtar menambahkan, penilaian tahun ini menitikberatkan pada indikator seperti perencanaan pembangunan, pembinaan masyarakat, serta inovasi dalam pelayanan publik.

“Lomba ini tidak hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan dan apresiasi atas dedikasi para camat. Pemenangnya nanti akan mewakili PPU di ajang Camat Berprestasi tingkat Provinsi Kalimantan Timur,” tutup Mucktar. (ADV)

Penyunting: Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.