BPS Mulai Pendataan Penduduk di Wilayah IKN, Sepaku dan Penajam Masuk Prioritas

NUSANTARA – Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia mulai melakukan pendataan penduduk di dua kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yang masuk wilayah delineasi Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah ini bertujuan menyusun indikator sosial dan ekonomi dasar sebagai fondasi perencanaan pembangunan, pengelolaan migrasi, dan penyediaan layanan publik di kawasan IKN.

Pendataan difokuskan pada Kecamatan Sepaku dan Penajam, yang wilayah desa dan kelurahannya termasuk secara keseluruhan atau sebagian ke dalam delineasi geografis IKN.

“Pendataan ini dilakukan di 55 desa dan 726 Satuan Lingkungan Setempat (SLS) di enam kecamatan di Kutai Kartanegara dan dua kecamatan di PPU,” ungkap Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam kunjungannya ke Kantor Otorita IKN, Selasa (3/6/2025).

BPS dan Otorita IKN juga menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) terkait penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data statistik di wilayah IKN.

“Data dasar ini penting untuk membangun kerangka survei lanjutan dan indikator strategis, dari aspek sosial hingga ekonomi,” jelas Amalia.

Sementara itu, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa penandatanganan MoU merupakan langkah penting untuk menghadirkan data primer yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan berbasis bukti. “Insya Allah, dengan kerja sama ini, kita bisa melahirkan kebijakan yang tepat sasaran,” ucapnya.

Baca Juga:   Otorita IKN Peringatkan Kendaraan ODOL Dilarang Masuk IKN

Dalam wilayah PPU, desa dan kelurahan yang masuk dalam delineasi IKN secara penuh maupun sebagian meliputi: Desa Bumi Harapan, Tengin Baru, Semoi Dua, Bukit Raya, Suka Raja, Karang Jinawi, Wonosari, Argomulyo, Sukomulyo, serta sebagian Kelurahan Maridan, Telemow, Binuang, dan Kelurahan Sepaku. Di Kecamatan Penajam, kelurahan Pantai Lango turut masuk delineasi.

Sejumlah pejabat BPS RI menyempatkan menanam pohon di Plaza Bhineka Tunggal Ika IKN. (Foto : Istimewa)

Adapun di wilayah Kutai Kartanegara, enam kecamatan yang tercakup antara lain: Loa Kulu, Loa Janan, Samboja, Muara Jawa, Sanga-Sanga, dan Samboja Barat. Beberapa desa seperti Tani Harapan dan Batuah, serta kelurahan Muara Jawa Ulu, Muara Jawa Pesisir, dan Muara Jawa Tengah, juga masuk dalam delineasi.

Berdasarkan data BPS tahun 2024, jumlah penduduk di Kecamatan Sepaku tercatat sekitar 31.397 jiwa.

Sebagai penutup kunjungan, jajaran BPS RI bersama pejabat Otorita IKN dan Deputi Bidang Pengendalian dan Pembangunan IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, melakukan penanaman pohon secara simbolis di Plaza Bhineka Tunggal Ika sebagai simbol kolaborasi hijau antarlembaga negara.

Pewarta : Riski Maulana
Editor : Robbi Lalat

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.