spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Penyiapan SDM Berkualitas dan Wajib Belajar 13 Tahun : Kunci Meningkatkan Kualitas 𝙿endidikan di PPU

Catatan Dr Indrayani ( Pakar Pendidikan dan Dosen Universitas Balikpapan)

“Setiap tempat adalah sekolah, setiap orang adalah guru. Demikian pesan dari Ki Hajar Dewantara. Maka pada momentum hari pendidikan nasional ini, kami berharap agar semua elemen masyarakat dapat turut terlibat dan berperan untuk mengentaskan persoalan pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara, terutama melalui kolaborasi”

Penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas sangat penting untuk mendukung pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Dengan meningkatkan kemampuan dan kompetensi SDM, khususnya di bidang pendidikan, kita dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan.

Pendidikan dan pelatihan yang berkualitas, pengembangan kompetensi, pengalaman kerja, serta motivasi dan komitmen yang tinggi merupakan beberapa aspek penting dalam penyiapan SDM. Dengan demikian, SDM dapat meningkatkan kemampuan mereka dalam mengajar dan mendidik siswa, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas sumber daya manusia dapat membawa banyak manfaat, seperti meningkatkan kemampuan siswa, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga:   Unlam Banjarmasin dan Pemkab PPU Perkuat Kerja sama Peningkatan SDM

Oleh karena itu, penyiapan SDM yang berkualitas harus menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dalam konteks ini, implementasi wajib belajar 13 tahun menjadi sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Penajam Paser Utara. Wajib belajar 13 tahun bertujuan untuk meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan kompetensi SDM.

Dengan demikian, pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama untuk meningkatkan pendidikan dan pelatihan bagi SDM, mengembangkan kompetensi yang tepat, serta meningkatkan motivasi dan komitmen yang tinggi.

Selain itu, pemerintah juga dapat meningkatkan dukungan untuk implementasi wajib belajar 13 tahun, seperti meningkatkan akses pendidikan yang berkualitas, meningkatkan kualitas guru melalui pemberian bantuan beasiswa, dan meningkatkan fasilitas pendidikan di satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dalam jangka panjang, penyiapan SDM yang berkualitas dan implementasi wajib belajar 13 tahun dapat membawa banyak manfaat bagi Kabupaten Penajam Paser Utara, seperti meningkatkan kualitas sumber daya manusia, meningkatkan kemampuan ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga:   Serahkan Bantuan Pupuk dan Alsintan, Makmur Berikan Semangat ke Petani PPU

Oleh karena itu, penyiapan SDM yang berkualitas dan implementasi wajib belajar 13 tahun harus menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Setiap tempat adalah sekolah, setiap orang adalah guru. Demikian pesan dari Ki Hajar Dewantara. Maka pada momentum hari pendidikan nasional ini, kami berharap agar semua elemen masyarakat dapat turut terlibat dan berperan untuk mengentaskan persoalan pendidikan di Kabupaten Penajam Paser Utara, terutama melalui kolaborasi,” ungkap Dr.Indrayani.[*]

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER