spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kelurahan Nenang Dorong Perbaikan Infrastruktur dan Pembangunan Siring untuk Cegah Banjir

PPU – Kelurahan Nenang, mendorong percepatan perbaikan infrastruktur dasar dan pembangunan siring guna mengantisipasi banjir yang kerap melanda kawasan permukiman dan pertanian warga. Aspirasi ini diterima dari masyarakat dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Nenang yang digelar pada Januari lalu.

Dari total 16 Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Nenang, beberapa wilayah yang paling terdampak banjir meliputi RT 4, 5, 6, dan 8 di kawasan permukiman, serta RT 3, 13, dan 15 di area pertanian. Minimnya sistem drainase yang memadai serta belum adanya siring di Sungai Nenang menyebabkan air kerap meluap saat hujan dengan intensitas tinggi.

Dalam usulan perbaikan, Lurah Nenang, Azanata Darussalam menekankan perlunya pembangunan dan rehabilitasi jalan serta drainase di kawasan permukiman dan pertanian. Infrastruktur yang ada saat ini dinilai belum mampu menampung volume air hujan, sehingga menyebabkan genangan dan merendam rumah serta lahan pertanian warga.

“Kami menerima banyak keluhan dari warga terkait kondisi infrastruktur, terutama jalan dan drainase. Saat musim hujan tiba, banjir selalu menjadi masalah utama, baik di permukiman maupun lahan pertanian. Oleh karena itu, pembangunan siring menjadi solusi mendesak agar air tidak lagi meluap ke wilayah permukiman,” ujar Azanata Darussalam.

Baca Juga:   Banjir Terjang Kelurahan Nenang, BPBD PPU Tindak Cepat Evakuasi Korban
Foto: Musrembang Kelurahan Nenang dilaksanakan Januari 2026 lalu. (Istimewa for MKNN)

Selama ini, masyarakat bersama pihak kelurahan kerap melakukan revitalisasi sungai secara swadaya. Namun, karena sifatnya hanya sementara, dampaknya tidak bertahan lama.

“Kami bersama warga sudah sering melakukan upaya revitalisasi secara swadaya, tetapi karena hanya bersifat sementara, saat hujan deras datang, banjir kembali terjadi. Ini sebabnya kami sangat berharap ada perhatian lebih dari pemerintah untuk pembangunan infrastruktur yang lebih permanen,” tambahnya.

Dengan adanya usulan ini, diharapkan pemerintah daerah dapat segera merealisasikan pembangunan siring serta perbaikan jalan dan drainase di wilayah terdampak. Langkah ini tidak hanya akan meningkatkan kualitas infrastruktur, tetapi juga memberikan perlindungan bagi warga dari risiko banjir yang terus berulang.

Kawasan pemukiman warga saat kebanjiran. (Istimewa)

Kelurahan Nenang terus berkomitmen untuk mengawal aspirasi masyarakat agar pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan membawa manfaat jangka panjang bagi seluruh warga.

“Kami berharap pemerintah bisa segera merealisasikan usulan ini. Warga sangat berharap ada solusi jangka panjang agar mereka tidak lagi dihantui banjir setiap musim hujan,” tutup Azanata.

Pewarta: Robbi Syai’an

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER