spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemkab PPU Siapkan 11 Puskesmas untuk Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk yang Berulangtahun

PPU – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, mulai menjalankan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi warga yang berulang tahun. Program ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan layanan kesehatan berbasis pencegahan.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Diskes) PPU, Ariyani, menyatakan bahwa daerahnya telah menyiapkan 11 puskesmas dan sejumlah klinik di empat kecamatan untuk menjalankan program tersebut.

“Kami siap menjalankan program pemerintah pusat dengan fasilitas yang telah disiapkan. Alat kesehatan dan bahan medis habis pakai sebagian besar berasal dari Kementerian Kesehatan,” ujarnya.

Program PKG difokuskan pada pemeriksaan kesehatan dasar untuk 22 jenis penyakit, tergantung usia penerima manfaat. Layanan yang diberikan mencakup pengecekan tekanan darah, gula darah, hingga fungsi ginjal, dengan tujuan utama mendeteksi dini risiko penyakit serius sebelum berkembang lebih lanjut.

Jika ditemukan indikasi penyakit berat, warga yang menjalani pemeriksaan akan langsung dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:   Otorita IKN bersama BKKBN Gelar FGD Grand Design Pembangunan Kependudukan Nusantara

“Program ini lebih bersifat deteksi dini, bukan pengobatan. Jika ada indikasi masalah kesehatan, pasien akan diarahkan ke fasilitas kesehatan yang sesuai,” tambah Ariyani.

Dinas Kesehatan PPU memastikan bahwa seluruh 11 puskesmas dan beberapa klinik telah dilengkapi alat kesehatan serta tenaga medis yang telah mendapat pelatihan dari Kementerian Kesehatan. Namun, masih ada tambahan alat kesehatan dan bahan medis habis pakai yang tengah dikirim oleh pemerintah pusat untuk memastikan layanan bisa menjangkau seluruh penduduk PPU yang berjumlah 199.600 jiwa.

“Dengan hadirnya program PKG ini, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan mereka dan dapat melakukan langkah pencegahan sejak dini,” pungkasnya. (*SBK)

⚠️ Peringatan Plagiarisme

Dilarang mengutip, menyalin, atau memperbanyak isi berita maupun foto dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari Redaksi. Pelanggaran terhadap hak cipta dapat dikenakan sanksi sesuai UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan/atau denda hingga Rp4 miliar.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BERITA POPULER